Berita Aceh Barat
Aparat Desa dan BPBD Aceh Barat Evakuasi Ibu Hamil Ditengah Genangan Banjir
Aparat Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat bersama tim BPBD dan Kepala Puskesmas setempat mengevakuasi salah satu ibu hamil
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Aparat Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat bersama tim BPBD dan Kepala Puskesmas setempat mengevakuasi salah satu ibu hamil yang akan melahirkan di tengah genangan banjir di Desa Lapang, Rabu (29/7/2020).
Tim bergerak dengan menggunakan perahu karet menerobos genangan banjir di atas badan jalan dengan ketinggian air mencapai 1 meter.
Mereka menuju ke rumah warga di Dusun Kebun Haji, Desa Lapang yang hendak melahirkan.
Tim juga membawa sertakan seorang dokter yang didampingi langsung oleh Kepala Puskesmas Johan Pahlawan Saripah Nur, Keuchik Lapang Mas Adi dan tim BPBD.
• Bea Cukai Kuala Langsa Sita 40 Ton Bahan Makanan dari Luar Negeri di Rantau Panjang Aceh Timur
Setelah sampai ke rumah yang bersangkutan ibu hamil bernama Indah Sari (23) yang sedang hamil pertama langsung dievakuasi ke dalam perahu karet guna dibawa ke tempat bersalin kabupaten.
Sementara satu unit ambulance terlihat telah disiagakan menunggu di jalan di lokasi tersebut.
Setelah tiba dibawa dengan perahu karet BPBD langsung dilarikan ke tempat bersalin di Meulaboh.
Kepala Puskesmas Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat kepada Serambi, Rabu (29/7/2020) mengatakan, salah seorang ibu hamil yang akan melahirkan usai di evakuasi langsung dibawa ke rumah tunggu melahirkan kabupaten.
Dan dilakukan pemeriksaan, hal itu guna menyelamatkan ibu dan bayi yang akan melahirkan, sehingga segera dilakukan penanganan.
• Jatanras Polresta Ringkus Pencuri Laptop dan Kamera Milik Mahasiswa Papua, Ternyata Ini Tersangkanya
“Ini salah satu warga kita yang terkurung dalam banjir di Desa Lapang, dan yang bersangkutan akan melahirkan anak pertamanya.
Sehingga bersama kepala puskesmas, dokter dan tim BPBD langsung kita jemput di tengah genangan banjir agar yang bersangkutan dapat melahirkan di tempat bersalin,” kata Mas Adi, Keuchik Lapang kepada Serambi, Rabu (29/9/2020).
Ia menambahkan, sejauh ini di Desa Lapang ada sekitar 5 KK yang terkena dampak banjir saat ini.
Sehingga sebagian warga terkurung banjir telah dievakuasi ke tempat yang jauh dari lokasi banjir.
• Pemerintah Daerah Dinilai Perlu Berikan Sanksi bagi Wisatawan yang Tak Patuhi Protokol Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/evakuasi-ibu-hamil-ditengah-banjir.jpg)