Breaking News:

Berita Langsa

Bea Cukai Kuala Langsa Sita 40 Ton Bahan Makanan dari Luar Negeri di Rantau Panjang Aceh Timur

KPPBC TMP C Kuala Langsa, Rabu (29/07/2020) menyita produk makanan yang diduga diselundupkan dari luar negeri

FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas Bea Cukai sedang mengangkut barang yang disita di salah satu rumah warga, di Desa Batang Nibong, Rabu (29/7/2020). 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Kuala Langsa, Rabu (29/07/2020) menyita produk makanan yang diduga diselundupkan dari luar negeri.

Informasi dihimpun Serambinewsmcom, Rabu (29/07/2020) malam ini.

Barang ilegal atau selundupan luar negeri itu diamankan petugas Bea Cukai di salah satu rumah warga di Desa Rantau Panjang, Kecamatam Rantau Seulamat, Aceh Timur.

Jatanras Polresta Ringkus Pencuri Laptop dan Kamera Milik Mahasiswa Papua, Ternyata Ini Tersangkanya

Data diperoleh bahwa bahan makanan bermacam merk yang diamankan diperkirakan sekitar 40 ton.

Ada berapa jenis tanaman seperti bibit pohon duren, dan lainnya.

Penyitaan dan penggerebekan oleh petugas Custom KPBBC Kuala Langsa itu berlangsung pada pukul 10.00 WIB.

Sedangkan barang makanan dan pohon itu dimasukan ke daerah pesisir Desa Rantau Panjang, pada pukul 02.00 dini hari.

Data sementara yang berhasil diperoleh bahwa barang makanan diduga ilegal berjumlah ratusan kotak ini.

Diantaranya berupa sarden, roti, milo, dan permen, dan lainnya.

Bahan makanan dan bibit pohon tersebut dibawa oleh kapal berukuran besar.

Viral Suami Akui Mandul, Istri Malah Sudah Hamil Dua Bulan Hasil Selingkuhan dengan Rekan Kerja

Saat ini semuanya sudah dibawa dan diamankan di Kantor KPPBC TMP C Kuala Langsa, di Kota Langsa.

Sementara pihak KPPBC TMP C Kuala Langsa yang dihubungi Serambinews.com, malam ini, melalui Kasi Kepatuhan Internal, Iwan, membenarkan ada penangkapan barang diduga ilegal di Desa Rantau Panjang tersebut.

"Benar ada penyitaan produk makanan itu, mohon sabar karena dari Unit Pengawasan masih bergerak di lapangan. Kita belum mendapatkan data yang utuh dan lengkap," tutupnya. (*)

Tukang Sapu di Dubai Ini Lepas Rindu Pada Istri & Keluarga di India, Aksinya Menyentuh Hati Warganet

Penulis: Zubir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved