Breaking News:

Info Bener Meriah

Pemkab Bener Meriah Kunjungi Balai Pembibitan Ternak di Indrapuri, Aceh Besar

Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi dalam kunjungan itu meminta pihak BPTU-HPT Indrapuri, Aceh Besar untuk menjadi partner

Dok Humas Bener Meriah
Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Drs Haili Yoga MSi, Selasa (28/7/2020) berkunjung ke Balai Pembenihan Ternak Unggul - Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) di Indrapuri, Aceh Besar. Foto Humas Bener Meriah 

 Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi dalam kunjungan itu meminta pihak BPTU-HPT Indrapuri, Aceh Besar untuk menjadi partner  

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi didampingi Ketua TP-PKK Bener Meriah, Nikmah Sarkawi dan Sekretaris Daerah (Sekda), Drs Haili Yoga MSi, Selasa (28/7/2020) berkunjung ke Balai Pembenihan Ternak Unggul - Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) di Indrapuri, Aceh Besar.

Dalam kunjungan tersebut juga ikut hadir Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah, Kepala Pelaksana BPBD, Sekretaris Pertanian, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah, serta Kepala Bidang RR pada BPBD.

Kunjungan itu dalam rangka melihat langsung pembenihan dan pengembang biakkan ternak sapi untuk dijadikan contoh dalam program pengembangan ternak sapi di Kabupaten Bener Meriah.

Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi dalam kunjungan itu meminta pihak BPTU-HPT Indrapuri, Aceh Besar untuk menjadi partner dalam membuat konsep pengembangan ternak sapi di Kabupaten Bener Meriah.

Kasus Covid-19 di Aceh Melonjak, Sehari 22 Orang Positif

Menikmati Keindahan Krueng Lamnyong

Harga Daging di Pidie Rp 180.000/Kg, Pedagang Enggan Sembelih Lebih Banyak, Ini Penyebabnya

Kepala BPTU-HPT Indrapuri, Aceh Besar menyanggupi dan bersedia menjadwalkan waktu untuk datang ke Bener Meriah secepatnya. 

Sementara, Kabid Penelitian Sosial Budaya dan Pemerintahan Bappeda Aceh, Hasrati SE MM menyarankan, melalui program pengembangan ternak sapi ini dapat menumbuhkan industri-industri, baik rumahan atau UMKM.

Seperti Rumah Potong Hewan (RPH), industri pengolahan serta pemanfaatan kulit sapi sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga bisa menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Selanjutnya, Kepala BPTU-HPT Indrapuri Aceh Besar, Vierman menyampaikan, bahwa nanti akan ada bantuan sapi lokal untuk dikembangkan ke 50 kelompok ternak di 23 Kabupaten/Kota dalam Provinsi Aceh.

Lanjutnya, dari 50 kelompok ternak, terdapat 11 kelompok ternak di Kabupaten Bener Meriah yang masuk nominasi calon penerima dan selanjutnya akan diseleksi kelayakan lagi oleh Tim dari BPTU-HPT, jelasanya.

Pihaknya juga bersedia membantu Pemerintah Bener Meriah dalam mengembangkan ternak sapi menjadi konsultan teknis dan penyediaan rumput untuk pakan.

Sebagaimana diketahui, BPTU-HPT Indrapuri, Aceh Besar merupakan tempat pengembang biakkan ternak sapi dibawah Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dengan luas lahan 430 hektar dalam pembagian sektor pembibitan dan pedaging. 

Untuk pembibitan sendiri telah menghasilkan jenis Sapi Aceh bersertifikat. Kementerian Pertanian juga mengharapkan BPTU tersebut dapat mengembangkan sapi jenis Belgian Blue untuk swasembada daging dengan bobot umur 3 tahun bisa menghasilkan satu ton lebih daging, dan jenis Wagyu dengan kualitas daging nomor satu. 

Tidak hanya itu BPTU ini juga melakukan penelitian dengan membuat pembibitan melalui persilangan antara Belgian Blue dengan Sapi Aceh (Belia) dan persilangan antara jenis Wagyu dengan Sapi Aceh (Waceh). 

Penulis: Budi Fatria
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved