Breaking News:

Berita Aceh Barat

Dampak Pandemi Virus Corona, Harga Buah Jernang Ikut-ikutan Ambruk

Virus Corona yang berasal dari Kota Wuhan, China juga memberi dampak besar terhadap harga buah jernang. Bahan pembuat cat mobil dan lainnya.

SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Petani memperlihatkan buah jernang di kawasan Desa Bakat, Kecamatan Woyla Induk, Aceh Barat, Minggu (7/10/2019). 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Virus Corona yang berasal dari Kota Wuhan, China juga memberi dampak besar terhadap harga buah jernang.

Bahan pembuat cat mobil dan lainnya, saat ini hanya dihargai Rp 45 ribu per kg.

Tentunya terpaut sangat jauh dengan harga di awal 2018 lalu yang mencapai Rp 250 ribu kg.

Jernang biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku marmer, alat-alat batu, keramik, cat kayu, farmasi, kertas, serbuk pasta gigi, hingga ekstra tenun.

Tetapi, seiring produksi bahan-bahan tersebut turun, seiring permintaan turun, maka permintaan jernang juga turun.

Secara tradisional, buah jernang sejak lama dikenal sebagai salah satu ramuan obat-obatan yang ampuh

Tetapi, dengan kondisi pandemi virus Corona, perbatasan perjalanan telah menghambat pemasaran buah jernang.

Dilaporkan, harga buah jernang di Aceh Barat pada salah satu agen penampung di Desa Bakat, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, hanya sekitar Rp 45 ribu per kilogram.

Empat Warga Positif Virus Corona, Ribuan Pelajar SMP dan SMA Aceh Barat Kembali Belajar di Rumah

Anggota DPRK Aceh Selatan Minta Pemkab Perketat Pos Perbatasan, Cegah Masuknya Virus Corona

Gayo Lues Perketat Empat Pintu Perbatasan, Cegah Masuknya Virus Corona

Hal tersebut jauh menurut drastis dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 250 ribu per kilogram pada awal 2018 lalu.

Halaman
123
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved