Senin, 4 Mei 2026

Berita Langsa

Pengusaha Boat dan Nelayan Langsa Klarifikasi, Tak Ada Pungli Oleh Aparat Keamanan di Laut

engusaha boat dan nelayan Kota Langsa mengklarifikasi mengenai pernyataan berita pungutan liar (pungli) di laut oleh aparat keamanan.

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: M Nur Pakar
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Aguslim mewakili nelayan dan pengusaha boat Langsa (tengah), didampingi nelayan dan pengusaha boat saat memberikan klarifikasi tentang pungli di laut, bahwasanya tidak benar di sebuah cafe Langsa, Jumat (7/8/2020). 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Pengusaha boat dan nelayan Kota Langsa mengklarifikasi mengenai pernyataan berita pungutan liar (pungli) di laut oleh aparat keamanan.

Klarfikasi ini disampaikan Aguslim, mewakili nelayan dan pengusaha boat Kota Langsa.

Juga didampingi sejumlah pengusaha boat dan nelayan, di Manggrove Cafe, Jalan Iskandar Sani Kota Langsa, Jumat (07/08/2020) malam ini.

Aguslim mengatakan pihaknya mengklarifikasi mengenai pernyataan berita pungli di laut kemarin.

Bahwasanya tidak ada terjadi peristiwa pungli tersebut oleh pihak Angkatan Laut.

Dengan ini, pihak nelayan dan pengusaha boat menarik kembali pernyataan mereka.

Mengenai statementt pungli di kantor DPRK Langsa, pada Kamis (06/08/2020).

Bahkan, kata Aguslim, sebaliknya pihak AL banyak membantu mereka di dalam operasional di laut.

Yang mana akan ditarik oleh pihak aparat di laut (KRI) karena kesalahan administrasi dan surat izin yang belum sempurna.

"Jadi, setelah dibantu pihak Danpos AL yang mana sudah berkoordinasi dengan pihak KRI, maka kami bisa melanjutkan kembali operasional di laut," ujarnya.

Ayo Mendaftar, Disperindagkop dan UKM Langsa Buka Bantuan Modal untuk Usaha Mikro, Catat Tanggalnya

1.005 Siswa SMAN 3 Langsa Dapat Kuota Internet & 29 Siswa Dipinjamkan Android, Ini Sumber Dananya

Dua Kali ke Luar Masuk LP, Warga Langsa Kembali Ditangkap Edar Sabu

Semua pernyataan ini, timpal Aguslim, disampaikan atas dasar kesadaran diri sendiri, dan sekaligus memohon maaf kepada pihak terkait.

Khususnya TNI AL dan tanpa ada paksaan dari unsur manapun.

Dikatakan, pihak nelayan dan pengusaha boat juga mengetahui.

Instansi terkait mengenai pengamanan di laut bukan hanya dari pihak TNI AL saja.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved