Breaking News:

Berita Banda Aceh

Polisi Tangkap Bandar dan Pengedar Sabu di Banda Aceh dan Aceh Utara

Dari penangkapan IN, polisi menyita barang bukti 0,28 gram sabu yang ditemukan di saku kanan celana yang dikenakan tersangka

FOR SERAMBINEWS.COM
Bandar sabu MN (kiri) yang ditangkap di Aceh Utara dan FT pengedar sabu yang ditangkap di Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (5/8/2020), menunjukkan barang bukti sabu-sabu di Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh. 

Dari penangkapan IN, polisi menyita barang bukti 0,28 gram sabu yang ditemukan di saku kanan celana yang dikenakan tersangka

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Personel Satua Narkoba Polresta Banda Aceh meringkus pengedar dan bandar sabu-sabu di dua lokasi, yakni di Kota Banda Aceh dan Aceh Utara, Rabu (5/8/2020) dini hari dan jelang tengah malam.

Pengungkapan jaringan pengedar dan bandar sabu-sabu di Aceh Utara tersebut, berawal dari penangkapan IN (28) di pinggir salah satu gampong dalam Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, pada Selasa(4/8/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.

Dari penangkapan IN, polisi menyita barang bukti 0,28 gram sabu yang ditemukan di saku kanan celana yang dikenakan tersangka.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Narkoba AKP Raja Harahap SSos, mengatakan dari keterangan tersangka IN, dia mendapatkan sabu-sabu tersebut dari FT yang dibeli seharga Rp 190 ribu.

Begitu polisi mendapatkan nama pengedar sabu tersebut masih berada di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, pada Rabu (5/8/2020) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari, personel Satuan Narkoba Polresta langsung melakukan pengintai.

Viral Kalah Taruhan dengan Suami, Wanita Ini Pakai Topeng Chewbacca Saat Melahirkan

Tersangka berhasil diciduk di sebuah rumah kos di Kecamatan Luengbata, Banda Aceh.

Dari penangkapan FT, Polisi menyita 9 paket sabu-sabu, seberat 2,18 gram untuk diedarkan serta ganja seberat 0,88 gram dan sebuah timbangan digital.

“Tersangka FT mengaku barang haram tersebut dibeli dari FA (20) pada Rabu, 29 Juli 2020 lalu, di Aceh Utara sebesar Rp 3 juta,” terang Raja Harahap kepada Serambinews.com, Minggu (9/8/2020).

Polisi yang sudah mengantongi nama bandar sabu FA asal Aceh Utara, keesokan harinya personel langsung bergerak ke Aceh Utara.

Bandar sabu FA itu pun akhirnya diringkus di salah satu kawasan SPBU di Aceh Utara, sekitar pukul 23.45 WIB.

Paksa Bocah Perempuan Pegang Botol Miras Sambil Joget Dugem, Begini Klarifikasi Dua Remaja Terlibat

Dari penangkapan bandar sabu tersebut polisi tidak menemukan barang bukti apapun, melainkan tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari MN yang belakangan juga berhasil ditangkap personel Satuan Narkoba Polresta.

“Ternyata antara MN bandar sabu dan FA, punya kesepakatan kalau sudah laku sabu-sabu tersebut seharga Rp 3 juta, maka FT cukup mengembalikan Rp 2,5 juta. Keuntungan Rp 500 ribu upah untuk FT,” pungkas mantan Kasat Narkoba Aceh Pidie dan Polres Aceh Besar ini.

Terhadap para tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (1) dari UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman maksimal 12 tahun.(*)

Kejam, Wanita Tua Ditendang Petugas Keamanan Rumah Sakit, Padahal Ingin Berobat

Hasil Swab di Lab Unsyiah, 86 Orang Lagi Positif Corona, 259 Kasus dalam Enam Hari

Respons Cepat Permohonan Unsyiah, BNPB Beri Bantuan Medis Rp 1,58 Miliar

 

Penulis: Misran Asri
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved