Info Aceh Singkil
Kabar Gembira, Bupati Aceh Singkil Segera Akhiri Masa Isolasi Mandiri
Berdasarkan catatan Bupati Aceh Singkil dan istri diswab 9 Agustus lalu. Sedangkan hasil swab-nya keluar pada 11 Agustus.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Berdasarkan catatan Bupati Aceh Singkil dan istri diswab 9 Agustus lalu. Sedangkan hasil swab-nya keluar pada 11 Agustus.
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid dan istrinya Ny Atmah Dulmusrid, segera akhiri masa isolasi mandiri.
Sebelumnya harus menjalani masa isolasi, setelah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab Lab Fakultas Kedokteran Unsyiah.
"Insya Allah pimpinan kita, Jumat (21/8/2020) sudah menyelesaikan masa isolasi mandiri," kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil, saat rapat koordinasi dengan penanganan Covid-19 di ruang rapat Setdakab setempat, Rabu (19/8/2020)
Berdasarkan catatan Bupati Aceh Singkil dan istri diswab 9 Agustus lalu. Sedangkan hasil swab-nya keluar pada 11 Agustus.
Setelah itu keduanya melakukan isolasi mandiri di pendopo bupati.
Selama menjalani masa isolasi Bupati, terlihat bugar. Ia pun mimpin rapat melalui video conference.
• Meriahkan HUT Ke 75 RI, PKK Nagan Raya Bantu Kursi Roda dan Serahkan Masker ke Warga
• Hari Ini, Positif Corona di Aceh Tambah 63 Kasus, Total Meninggal 30 Orang
• Diduga Terbawa Suasana Tontonan Drama Asia, Dua Anjing Ini Ikut Lakukan Adegan Mesra Seperti Film
Jika merujuk Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020. Terkonfirmasi Covid-19 yang tidak menunjukan gejala klinis selesai menjalani isolasi mandiri sepuluh hari.
Bukti tidak mengalami gejala klinis itu berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter spesiali paru.
Sementara itu jumlah pasien positif Corona Virus Deseasis (Covid-19) warga Aceh Singkil 22 orang.
Dari jumlah itu empat diantaranya sudah dinyatakan sembuh sejak, Selasa (18/8/2020).
Sehingga terisasa 18 lagi yang masih menjalani isolasi.
Dari 22 orang itu, tiga tinggal di Banda Aceh. Sisanya 19 orang tinggal di Aceh Singkil.
Empat orang yang dinyatakan sembuh masing-masing dr RK dan dr G. Keduanya tinggal di Banda Aceh, karena sedang mengambil program spesialis.
Dua lagi warga yang dinyatakan sembuh A (45) dan S (42) PNS intansi verikal, tinggal di Singkil.