Breaking News:

Update Corona di Simeulue

Seorang Pasien Reaktif Covid-19 Tolak Diisolasi di RSUD Simeulue, Musyawarah Libatkan Polisi

"Namun yang bersangkutan menolak untuk dirawat di ruang isolasi. Ia meminta untuk dilakukankarantina mandiri di rumahnya," kata Ali Muhayatsah.

For Serambinews.com
Juru Bicara Covid-19 Simeulue, Ali Muhayatsah (tengah) 

Laporan Sari Muliyasno | Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Covid-19 Kabupaten Simeulue, Ali Muhayatsah mengungkapkan, ada seorang pasien berinisial N (44) yang sudah dirawat di RSUD Simeulue, sejak 15 Agustus 2020, dengan keluhan sakit jantung, ternyata reaktif Covid-19.

Hal ini terungkap setelah dilakukan rapid test pada Selasa (18/8/2020) kemarin. Sebagaimana instruksi dokter rumah sakit, pasien itu semestinya harus menjalani perawatan lanjutan di ruang isolasi RSUD Simeulue.

"Namun yang bersangkutan menolak untuk dirawat di ruang isolasi. Ia meminta untuk dilakukankarantina mandiri di rumahnya," kata Ali Muhayatsah dalam rilis yang diterima Serambinews.com, Rabu (19/8/2020).

Untuk membujuk pasien itu, lanjutnya, Direktur RSUD Simeulue kemudian mengadakan musyawarah dengan N.

Proses musyawarah yang turut dihadiri Kabag Ops Polres Simeulue tersebut ternyata tetap tidak mampu meruntuhkan keinginan sang pasien.

ASN Pemko Banda Aceh Wajib Masuk Kantor Pada Sabtu 22 Agustus Sebagai Pengganti Libur Lebaran

Update Kasus Corona di Pidie, 26 Terinfeksi, 2 Meninggal dan 7 Sembuh

Sambut 1 Muharram, MUI Ajak Umat Islam Baca Doa Awal Tahun Saat Masuk Waktu Magrib, Berikut Doanya

“Pasalnya, yang bersangkutan tetap bersikeras untuk melakukan isolasi dan karantina mandiri di rumahnya sendiri,” tukas dia.

Menyikapi persoalan itu, pasien reaktif Covid-19 tersebut kemudian membuat pernyataan yang isinya bersedia melakukan proses protokol kesehatan.

"Jika nantinya hasil swab dinyatakan positif Covid-19, maka yang bersangkutan siap dirawat di ruang isolasi RSUD Kabupaten Simeulue," jelasnya.

Untuk pengambilan sampel swab, papar dia, direncanakan akan dilakukan pada Kamis (20/8/2020) besok, dan akan dikirim ke Banda Aceh.

Agar Tepat Sasaran, Mobil yang Pakai BBM Subsidi Ditempel Stiker

Polisi Selidiki Kebakaran Pondok di Puncak Grapella, Kumpulkan Sejumlah Barang Bukti

Akui Salah, 8 Gadis Aceh Beri Klarifikasi dan Minta Maaf Soal Bendera Merah Putih

"Diperkirakan pada hari Jumat atau Sabtu, akan kita ketahui hasilnya," ungkap drg Farhan selaku Direktur RSUD Simeulue.(*)

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved