Breaking News:

Lifestyle

Jika Suka Menyimpan Madu, Inilah 3 Cara Membedakan yang Asli dengan Madu Oplosan

Sarang yang mereka buat berada di dahan-dahan pohon dengan ketinggian mencapai 50 meter, selain itu juga bisa di bebatuan besar, dan goa.

Editor: Nur Nihayati
Tribunnews
Ilustrasi madu 

Sarang yang mereka buat berada di dahan-dahan pohon dengan ketinggian mencapai 50 meter, selain itu juga bisa di bebatuan besar, dan goa. 

SERAMBINEWS.COM - Orang tua biasanya suka menyimpan madu di rumah.

Fungsinya banyak bisa untuk sariawan, bibi pecah-pecah dan nafsu makan.

Madu hutan berasal dari jenis lebah Apis Dorsata, yang hidup bebas di hutan.

Lebah jenis ini berukuran lebih besar dari lebah ternak.

Mereka mengolah madu dari nektar atau sari bunga asli hutan habitatnya berada.

Sarang yang mereka buat berada di dahan-dahan pohon dengan ketinggian mencapai 50 meter, selain itu juga bisa di bebatuan besar, dan goa.

Daur hidupnya yang alami, menyebabkan madu hutan dipercaya lebih berkhasiat bagi tubuh manusia.

Namun semakin terkenal dan dipercaya, banyak juga beredar madu hutan palsu.

Madu hutan palsu diberi tambahan air, sehingga sudah tidak alami.

Ada pula madu hutan palsu yang benar-benar tidak menggunakan madu hutan.

Selain itu madu oplosan biasanya ditambahkan gula atau pemanis buatan, sehingga rasa manisnya tidak alami.

Yohanes Lewonamang Hayong, pemilik Rumadu yang memproduksi madu hutan di Duntana, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, membagikan tips membedakan madu hutan asli dengan madu oplosan.

Pakai kulkas

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved