Breaking News:

MotoGP 2020

Absen Selama Tiga Bulan dari MotoGP, Marc Marquez Salahkan Dokter

Marc Marquez menderita cedera retak tulang lengan kanan setelah mengalami kecelakaan highside pada MotoGP Spanyol, 19 Juli 2020 lalu.

(TWITTER.com/marcmarquez93)
Dokter Xavier Mir dari Rumah Sakit Universitari Dexeus saat menangani operasi jari Marc Marquez pada April 2015.(TWITTER.com/marcmarquez93) 

SERAMBINEWS.COM - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez menyalahkan dokternya setelah dipastikan absen balapan MotoGP selama dua sampai tiga bulan.

Secara khusus, Marc Marquez menyoroti keputusan tim dokter yang memberinya izin kembali ke lintasan empat hari pasca-operasi retak tulang lengan kanan.

"Saya selalu mengikuti rekomendasi dokter. Setelah operasi pertama, tim dokter mengizinkan saya kembali balapan jika saya tidak merasa sakit," kata Marquez dikutip dari situs Tuttomotoriweb, Senin (24/8/2020).

"Tim dokter juga mengizinkan saya menjalani hidup normal dan memperbolehkan berolahraga di rumah setelah operasi," ucap Marquez.

"Saya saat itu percaya dengan rekomendasi dokter. Mereka juga mengatakan bahwa pelat titanium di lengan saya sangat kuat," ujar Marquez.

"Itu adalah sebuah kesalahan. Saya kemudian harus melakukan operasi kedua (karena pelat titanium di lengannya pecah)," tutur Marquez.

Satu Pasien Covid-19 di Aceh Barat Berprofesi sebagai Tukang Becak di Meulaboh

Haruskah Mempermalukan Rakyat Demi Kuota BBM Bersubsidi?

Golkar Mulai Panaskan Mesin Partai, Nurlif Lakukan Konsolidasi hingga ke Gampong

Meski demikian, Marc Marquez masih memercayakan Xavier Mir untuk memimpin tim dokter yang menanganinya saat ini.

Marc Marquez kini memilih mengikuti anjuran dokter dan Repsol Honda, yakni memperpanjang masa pemulihannya menjadi dua sampai tiga bulan.

"Kejadian yang lalu tidak membuat saya kehilangan kepercayaan kepada Xavier Mir. Tim dokter sekarang meminta saya istirahat panjang dan saya akan melakukan itu," ujar Marc Marquez.

Marc Marquez menderita cedera retak tulang lengan kanan setelah mengalami kecelakaan highside pada MotoGP Spanyol, 19 Juli 2020 lalu.

Halaman
123
Editor: Imran Thayib
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved