Breaking News:

Berita Kutaraja

Kabar Baik, 22 Kabupaten/Kota di Aceh Kini Miliki Ruang Pinere

Nova menyebutkan, dari data yang telah ia terima per Selasa kemarin, 22 kabupaten dan kota di Aceh yang telah meresmikan penggunaan ruang rawat Pinere

HUMAS PEMERINTAH ACEH
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meresmikan penggunaan Poliklinik Pinere atau Penyakit Infeksi New-emerging dan Re-Emerging, Rabu (8/4/2020). Poli khusus bagi pasien yang menderita penyakit menular tersebut berada di kompleks lama Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengapresiasi pemerintah kabupaten dan kota di Aceh yang telah memfungsikan 10 persen dari kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi ruang rawat Pinere serta mengoperasikan ruang isolasi bagi orang tanpa gejala (OTG) pasien terinfeksi virus Covid-19.

“Tentu kita harus menyampaikan penghargaan dan apresiasi. Dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama, bupati dan wali kota di seluruh Aceh langsung menindaklanjuti arahan kita untuk menyediakan ruang rawat Pinere di RSUD dan ruang isolasi bagi pasien covid berstatus OTG,” kata Nova di Banda Aceh, Senin (24/8/2020).

Nova menyebutkan, dari data yang telah ia terima, per Selasa kemarin, 22 kabupaten dan kota di Aceh yang telah meresmikan penggunaan ruang rawat Pinere.

“Dari data yang kita peroleh, sampai saat ini di seluruh Aceh sudah tersedia 427 bed (tempat tidur) untuk ruang rawat Pinere dan 711 bed di kamar isolasi OTG,” beber Plt Gubernur Aceh.

Nova meminta agar kabupaten yang belum meresmikan ruang Pinere, yaitu Kabupaten Simeuleu agar segera dapat memfungsikan ruang untuk rawatan pasien terinfeksi Covid-19 itu paling telat akhir Agustus ini.

Aparat Gampong Telusuri Rekam Jejak Pasien Positif Covid-19 di Aceh Barat

Aceh Tamiang Matangkan Konsep Belajar di Masjid, Misinya Bikin Adem

Update Corona di Aceh Barat - Pasien Positif Covid-19 Bertambah Satu Lagi

Karena, dengan pengoperasian seluruh ruang isolasi OTG dan ruang rawat Pinere tersebut, artinya Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUZA) di Banda Aceh akan hanya menerima pasien rawatan dengan kondisi sakit berat.

Sebelumnya, dalam pra-desk dan desk bantuan keuangan bersifat khusus dari Pemerintah Aceh kepada pimpinan daerah yang dilakukan Plt Gubernur dan Sekda Aceh.

Nova berpesan, bahwa seluruh RSUD di seluruh Aceh wajib menyiapkan ruang rawat Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging (Pinere) yang nyaman sesuai standar penanganan pasien Covid-19.

Ruang Pinere yang harus dipersiapkan RSUD kabupaten dan kota adalah yang sesuai standar penanganan pasien Covid-19 kategori ringan dan sedang.

Nantinya ruangan itu akan dimanfaatkan bagi pasien yang membutuhkan observasi dan perawatan awal serta tidak membutuhkan alat kesehatan tindakan seperti ventilator.

Banyak Orang Tua tidak Punya Android, Guru di Aceh Tamiang Lakukan Home Visit dari Rumah ke Rumah

Abdya Kembali PBM Tatap Muka, Sekolah tak Ketat Terapkan Prokes Harus Tutup Sementara

VIDEO - Warga Segel Kantor Keuchik Terkait Dana Masjid dan Desa di Nagan Raya

Arahan itu langsung ditindaklanjuti oleh pimpinan kabupaten dan kota. Langkah ini wajib diapresiasi karena komitmen pemerintah di seluruh kabupaten dan kota itu menjadi kabar baik bagi penanganan covid di Aceh.

“Saya optimis dan yakin pemutusan mata rantai penyebaran Covid di Aceh akan berlangsung cepat,” ungkap Plt Gubernur Aceh.(*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved