Rabu, 8 April 2026

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe Mengundurkan Diri karena Sakit

Abe menderita penyakit ulcerative colitis selama bertahun-tahun. Namun kondisinya diperkirakan semakin memburuk akhir-akhir ini

Editor: Amirullah

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengundurkan diri karena alasan kesehatan, sebagaimana disampaikan salah satu pejabat partainya.

Abe menderita penyakit ulcerative colitis selama bertahun-tahun.

Namun kondisinya diperkirakan semakin memburuk akhir-akhir ini, sebagaimana dilaporan BBC.

Media lokal NHK mengabarkan bahwa Abe ingin menghindari masalah dalam pemerintahannya.

Awal pekan ini, dia didapuk menjadi perdana menteri terlama di Jepang sejak kembali ke kantor pada 2012.

()Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe setelah konferensi pers di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo pada 17 April 2020. (Kiyoshi Ota / POOL / AFP)

Semburan Lumpur Panas di Blora, 4 Warga dilarikan ke Puskesmas Diduga Keracunan Gas

Waspada, Jangan Minum Air Jahe Saat Kondisi Begini, Membawa Dampak Buruk Bagi Kesehatan

Mau Dapat Bantuan Baitul Mal? Ini Syaratnya, Kalau Lengkap 1 Bulan Langsung Cair

Sebelumnya, Abe sempat mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri pada 2007 lantaran keluhan sakit serupa.

Penyakit ulcerative colitis merupakan kondisi kronis yang mempengaruhi usus besar dan itu dia derita sejak remaja.

PM Abe dikenal sebagai sosok konservatif dan nasionalis yang setia.

Tujuannya merangsang pertumbuhan ekonomi agresif dikenal dengan istilah Abenomics.

Selama masa baktinya, Abe telah memperkuat pertahanan Jepang dan meningkatkan pengeluaran militer.

Mengutip dari Japan Times, PM Abe diharapkan bisa berbicara soal kabar pengunduran dirinya ini di depan awak media pada pukul 5 sore waktu Jepang.

Bolak-Balik Rumah Sakit

Dua kali kunjungan ke rumah sakit dalam sepekan ini memicu pertanyaan terkait kesehatan Abe yang memburuk.

Adapun masa jabatannya baru berakhir pada September 2021.

Meski perdana menteri belum mengungkapkan maksud kunjungannya ke rumah sakit, muncul laporan bahwa salah satu kunjungannya berlangsung hingga 8 jam.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved