Breaking News:

Update Corona di Banda Aceh

18 Pasien Positif Covid-19 di Banda Aceh Meninggal Dunia, Ulee Kareng Terbanyak Tutup Usia

Sebanyak 18 pasien positif Covid-19 di Kota Banda Aceh meninggal dunia berdasarkan update corona pada Selasa (1/9/2020) hari ini.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
hand over dokumen pribadi
Kadinkes Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes 

Laporan Asnawi Luwi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Sebanyak 18 pasien positif Covid-19 di Kota Banda Aceh meninggal dunia berdasarkan update corona pada Selasa (1/9/2020) hari ini.

Pasien positif corona yang tutup usia itu tersebar di 7 kecamatan dari 9 kecamatan di Banda Aceh, dengan Kecamatan Ulee Kareng terbanyak meninggal dunia, yakni lima orang.

"Hari ini, dilaporkan di Banda Aceh telah mencapai 18 orang pasien positif Covid-19 meninggal dunia," jelas Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes kepada Serambinews.com, Selasa (1/9/2020).

Kadinkes Kota Banda Aceh menyebutkan, pasien positif Covid-19 yang meninggal itu tersebar di tujuh kecamatan dari sembilan kecamatan yang ada di Kota Banda Aceh.

Rinciannya, beber dia, Kecamatan Syiah Kuala satu orang, Kuta Alam empat orang, Baiturrahman tiga orang, Jaya Baru satu orang, Banda Raya satu orang, Lueng Bata tiga orang, dan terbanyak dari Kecamatan Ulee Kareng meninggal dunia sebanyak lima orang.

Lima Tiang Penyangga Pelabuhan Jetty Ujung Karang Meulaboh Patah, Kapal tak Bisa Merapat ke Dermaga

Penutupan Kantor Bupati Aceh Besar Sesuai Anjuran WHO, Berlangsung Selama 10 Hari untuk Sterilisasi

Ketua DPRK Sorot Penutupan Kantor Bupati Aceh Besar, Minta Pelayanan Administrasi Tetap di Jantho

Di sisi lain, lanjut Lukman, paparan virus corona itu kini telah menyebar di seluruh kecamatan yakni sembilan kecamatan dalam lingkup Pemko Banda Aceh.

“Namun, pasien positif Covid-19 yang meninggal masih berasal dari 7 kecamatan di Kota Banda Aceh,” ungkapnya.

Kadinkes kembali menekankan, bahwa virus corona atau Covid-19 adalah penyakit yang benar-benar ada dan nyata terjadi di tengah masyarakat.

“Jadi masyarakat harus percaya, apalagi saat ini Pemko Banda Aceh melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pasien Positif Covid-19 bersama jajaran Dinkes Kota Banda Aceh sebagai garda terdepan dalam menangani pasien positif Covid-19 di Banda Aceh,” tandasnya.

Untuk itu, Lukman mengimbau, kepada masyarakat Kota Banda Aceh dan kepada seluruh elemen masyarakat agar selalu memakai masker ketika keluar rumah, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, serta mengkomsumsi vitamin untuk daya imun tubuh.

Pemerintah Tanggung Biaya Penanganan Jenazah Covid-19, Mulai Kain Kafan hingga Peti Mati

Hingga 1 September 2020, Jumlah ODP di Lhokseumawe Bertambah, Ini Rinciannya

Butuh 8 Jam Singkirkan Bongkahan Batu dari Badan Jalan, Kini Jalur Pegunungan Geurute Lancar Lagi

"Kalau tidak penting sekali, hindari keluar rumah, jaga jarak fisik, jarak sosial, dan waspadai transmisi lokal Covid-19 di Banda Aceh," imbau Kadinkes Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved