Breaking News:

Berita Aceh Besar

Penutupan Kantor Bupati Aceh Besar Sesuai Anjuran WHO, Berlangsung Selama 10 Hari untuk Sterilisasi

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA menyatakan, penutupan Kantor Bupati Aceh Besar di Jantho berlangsung temporer.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
hand over dokumen pribadi
(Kabag Humas dan Protokol Pemkab Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA menyatakan, penutupan Kantor Bupati Aceh Besar di Jantho berlangsung temporer.

Penutupan kantor yang berujung pemindahan kantor administrasi publik Pemkab Aceh Besar ke Gedung Dekranas di Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya itu, sebutnya, hanya untuk 10 hari saja guna sterilisasi Kantor Bupati Aceh Besar.

Penjelasan Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA ini menjawab sorotan Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, SPd MSi yang mempertanyakan urgensi penutupan kantor bupati tersebut.

Muhajir menjelaskan, sejak ada staf yang positif Covid-19 di Bagian Keuangan Setdakab, hingga kemudian meninggalnya Sekda Aceh Besar, Drs Iskandar, MSi, maka untuk proses sterilisasi Kantor Bupati Aceh Besar harus dikosongkan selama 10 hari, sesuai anjuran WHO (World Health Organization).

Menurut dia, masyarakat saat ini takut untuk datang ke Kantor Bupati Aceh Besar. “Jadi, untuk menghindari itu, kita berikan pelayanan di Dekranas karena ASN adalah pelayan rakyat," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kantor Bupati Aceh Besar di Jantho ditutup sementara. Eksesnya, pelayanan publik dan pengurusan administrasi selanjutnya dialihkan ke Gedung Dekranasda di Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya.

Ketua DPRK Sorot Penutupan Kantor Bupati Aceh Besar, Minta Pelayanan Administrasi Tetap di Jantho

Butuh 8 Jam Singkirkan Bongkahan Batu dari Badan Jalan, Kini Jalur Pegunungan Geurute Lancar Lagi

PLN Turunkan Tarif Listrik untuk 7 Golongan Pelanggan, Berlaku Oktober-Desember 2020, Ini Rinciannya

Penutupan itu dilakukan untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran Covid-19 yang mulai mengkhawatirkan di lingkungan kantor bupati menyusul meninggalnya Sekda Aceh Besar, Drs Iskandar MSi pada Sabtu (29/8/2020) lalu.

"Menyikapi kasus positif Covid-19 yang menimpa Sekda Aceh Besar, almarhum Pak Iskandar, sehingga Pak Bupati memerintahkan pelayanan publik dan pengurusan administrasi di Kantor Bupati atau Setdakab ditutup sementara dan dialihkan ke Dekranasda di Gampong Gani, Jalan Bandara SIM," kata Plt Sekdakab Aceh Besar, Abdullah SSos kepada Serambinews.com, Senin (31/8/2020).

Sebelumnya, Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, SPd MSi menyorot penutupan Kantor Bupati Aceh Besar yang berujung pemindahan pusat administrasi pemkab ke Gedung Dekranas di Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved