Luar Negeri
DK PBB Pimpinan Indonesia Keluarkan Resolusi Penanganan ISIS, AS Langsung Veto
PBB pada Selasa (1/9/2020) telah mengeluarkan resolusi untuk kelompok negara Islam, ISIS. Dalam resolusi ada disebutkan ada tuntutan, rehabilitasi
Bahkan, berencana membobol pejuangnya di fasilitas penahanan.
Kepala kontra-terorisme PBB Vladimir Voronkov mengatakan kantornya telah menerima informasi 700 orang tewas baru-baru ini di dua kamp di timur laut Suriah, al-Hol dan Roj .
Di mana lebih dari 70.000 orang, terutama wanita dan anak-anak yang terkait dengan pejuang ISIS ditahan dengan kondisi sangat mengerikan.
Kamp-kamp tersebut diawasi oleh pasukan pimpinan Kurdi yang bersekutu dengan Amerika Serikat dan mempelopori perang melawan pejuang ISIS.
International Crisis Group melaporkan pada 7 April 2020, bahwa ada 66.000 wanita dan anak-anak di al-Hol dan 4.000 di Roj.
Kebanyakan dari mereka adalah kerabat ekstremis IS, tetapi beberapa mantan afiliasi kelompok itu sendiri.
Lembaga pemikir yang berbasis di Brussel mengatakan mayoritas adalah warga Suriah atau Irak, dengan jumlah yang terbagi secara kasar, dan sekitar 13.500 berasal dari negara lain.
Kelompok tersebut mengatakan para pekerja kemanusiaan menggambarkan tempat-tempat penahanan itu sebagai tempat yang penuh dengan tuberkulosis dan sangat penuh sesak.
Satu orang berbicara tentang` tingkat kematian yang dramatis yang telah diperparah oleh krisis Covid-19.
Selain kamp al-Hol dan Roj, pejuang Kurdi menjaga ribuan pejuang ISIS dan anak laki-laki di penjara.
Voronkov mendesak komunitas internasional untuk menangani "masalah besar" tentang apa yang harus dilakukan dengan orang-orang ini, dengan mengatakan bahwa menahan mereka di kamp "sangat berbahaya."
Tetapi, dia memperingatkan mereka bisa membuat bahan yang sangat eksplosif yang bisa membantu teroris untuk memulai kembali aktivitas di Suriah dan Irak.(*)
• Istri Anggota ISIS India Sudah Nasihati Suaminya, Tetapi Tidak Digubris, Akhirnya Ditangkap
• Irak Masih Butuh Bantuan Pasukan AS Melawan ISIS, PM Segera Temui Donald Trump
• AS Embargo Iran, Teheran Cari Uang Dengan Tambang Uang Kripto Untuk Atasi Krisis Ekonomi Negaranya