Berita Aceh Selatan
Empat Gampong di Aceh Selatan Telah Berhasil Kelola BUMG, Ini Jenis Usahanya
Empat Gampong di Kabupaten Aceh Selatan dinilai berhasil mengelola Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) sehingga menjadi sumber Pendapatan Asli Gampong
Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Empat Gampong di Kabupaten Aceh Selatan dinilai berhasil mengelola Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) sehingga menjadi sumber Pendapatan Asli Gampong (PAG).
Adapun empat Gampong dimaksud, yakni Gampong Madat, Kecamatan Samadua dengan Unit Usaha Air Isi Ulang, Gampong Ladang Kasik Putih, Kecamatan Samadua dengan unit usaha Peternakan Ayam dan Kambing.
Kemudian Gampong Sapik, Kecamatan Kluet Timur dengan unit usaha Padi, dan Ujung Pulo Cut, Bakongan Timur dengan unit usaha ayam petelur.
• Proses Belajar belum Normal, Guru di Aceh Tamiang Diminta Terus Berinovasi
“Ke empat Gampong tersebut sudah berhasil dalam mengelola BUMG-nya, sebab hasil dari itu sudah menjadi sumber PAG bagi gampong – gampong tersebut.
Selain dari 4 Gampong tersebut, sebanyak 92 Gampong juga sudah memiliki BUMG. Namun keempat gampong tersebut BUMG-nya sudah sangat berkembang,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Selatan, Agustinur SH kepada Serambinews.com di ruang kerjanya, Rabu (02/09/2020).
Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Desa Madat, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan tergolong berhasil dalam mengembangkan usahanya.
Bahkan keuntungan dari Galon air minum isi ulang “Madat Water” yang berdiri pada tahun 2016 itu keuntungannya mulai dirasakan masyarakat setempat.
• VIDEO - Rusia Pamerkan Alat Tempur pada Army 2020, Dari Panser, Rudal, Hingga Pesawat Tempur Terbaru
Buktinya, setiap menyambut bulan suci Ramadhan, seluruh warga gampong setempat kebagian mendapatkan daging meugang dan Sembako dari hasil keuntungan usaha tersebut.
"Keuntungan dari tahun 2016-2017 disalurkan kepada seluruh masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan berupa daging kerbau dan Beras di tahun 2018 lalu," kata Keuchik Desa Madat, Fitriadi kepada Serambinews.com, Sabtu (4/5/2019).
Dikatakannya, di tahun ini, hasil keuntungan galon air minum “Madat Water” (BUMG) kali kedua kembali menyalurkan kepada seluruh masyarakat berupa daging kerbau dan satu karung beras.
• Viral Pria Makan Lidah Biawak Secara Sadis, Warganet Suarakan Kekhawatiran Terhadap Penyakit Menular
“Harapan saya, kegiatan ini akan terus berlanjut dan kedepan semoga penghasilan BUMG Madat Mandiri akan lebih baik lagi dan berkembang di bidang lain. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat," harapnya.
Terkait program yang digagaskan Keuchik setempat itu mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakatnya.
"Penyaluran daging kerbau dan beras bagi kami sangat membantu meringankan kami, jadi kami tidak perlu membeli daging lagi," ungkap Ayu salah seorang warga setempat.(*)
• 7 Pegawai Kemenag Aceh Barat Negatif Covid-19, Satu Orang Positif Dirawat di Banda Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-dpmg-aceh-selatan-agustinur-sh.jpg)