Profil Jakob Oetama, Pendiri Kompas Gramedia yang Tutup Usia di Umur 89 Tahun
Jakob Oetama dikabarkan tutup usia di usia ke 89 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta.
Jakob memilih kuliah B-1 Ilmu Sejarah. Setelah lulus melanjutkan di Perguruan Tinggi Publisistik Jakarta dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Jurusan Publisistik di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Saat belajar sejarah, minat Jakob dalam menulis mulai berkembang.
Kecintaanya terhadap dunia jurnalistik semakin tinggi saat ia mendapat pekerjaan sebagai sekretaris redaksi mingguan Penabur di Jakarta dan memutuskan berhenti mengajar pada 1956.
Saat itu, Jakob sempat direkomendasikan untuk menempuh pendidikan di University of Columbia, Amerika Serikat oleh salah satu guru sejarahnya ketika bersekolah di B-1 Sejarah yang juga seorang pastor Belanda, Van den Berg, SJ.
Nantinya, ia akan memperoleh gelar PhD dana kan menjadi sejarawan atau dosen sejarah.
Ia juga diterima sebagai dosen di di Universitas Parahyangan (Unpar), Bandung, dan disiapkan rumah dinas bagi keluarganya serta Unpar pun telah menyiapkan rekomendasi PhD di Universitas Leuven, Belgia jika Jakob mengajar beberapa tahun disana.
Jakob pun merasa bimbang apakah harus melanjutkan cita-citanya menjadi guru atau wartawan profesional.
Kemudian, Jakob menemui Pastor JW Oudejans OFM, pemimpin umum di mingguan Penabur.
• Gajah Jantan Ditemukan Mati di Kebun Warga Mila, Pidie, Diduga Terkena Jeratan Babi
• Detik-detik Penyelamatan Kucing Tersangkut di Galon, Media Asing Tuding Sengaja Dimasukkan Seseorang
Oudejans.
Saat itulah Oudejans menasihatinya bahwa guru sudah banyak namun wartawan tidak.
Dengan percaya diri, akhirnya ia memustukan untuk fokus menggeluti dunia jurnalistik.
Pada April 1961, PK Ojong mengajak Jakob untuk mendirikan sebuah majalah.
Majalah tersebut diberi nama Intisari mengenai perkembangan dunia ilmu pengetahuan.
Majalah Intisari didirikan Jakob bersama rekannya PK Ojong Bersama J. Adisubrata dan Irawati SH.
Intisari pertama kali terbit pada 17 Agustus 1963 dan memiliki tujuan untuk memberi bacaan bermutu dan membuka cakrawala masyarakat Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pendiri-kompas-gramedia-jakob-oetama.jpg)