Jumat, 8 Mei 2026

Berita Abdya

Tiga Pj Keuchik di Abdya Dilantik, Ini Nama-namanya

Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Barat Daya (Abdya), Amrizal SSos melantik tiga penjabat (Pj) keuchik dalam Kecamatan Susoh dan Setia, Rabu (9/9).

Tayang:
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Asisten Pemerintahan Setdakab Abdya, Amrizal SSos melantik tiga Pj Keuchik untuk Kecamatan Susoh dan Setia, Selasa (8/9/2020). 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Barat Daya (Abdya), Amrizal SSos melantik tiga penjabat (Pj) keuchik dalam kawasan Kecamatan Susoh dan Setia, Selasa (8/9/2020).

Pelantikan Pj keuchik di Abdya itu guna mengisi kekosongan kepala desa di beberapa gampong sambil menunggu proses pemilihan keuchik secara langsung (Pilchiksung) yang akan dilaksanakan serentak pada awal tahun 2021 mendatang.

Pj keuchik yang dilantik itu di antaranya adalah, Jamali sebagai Pj Keuchik Alue Dama, Kecamatan Setia untuk masa jabatan 2020-2021 sesuai dengan Keputusan Bupati Abdya Nomor 522 tahun 2020.

Kemudian, Drs Syarifuddin sebagai Pj Keuchik Gampong Barat, Kecamatan Susoh, berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 523 Tahun 2020.

Terakhir, Edy Nurhady sebagai Pj Keuchik Gampong Durian Jangek, sesuai Keputusan Bupati Abdya Nomor 524 Tahun 2020, juga untuk masa jabatan 2020-2021.

Aceh Tenggara Mulai Terapkan PBM Tatap Muka, Enam SD tidak Dapat Izin Disdikbud Gara-gara Ini

PDA Desak Bupati Aceh Jaya T Irfan TB Dites Swab, Apa Penyebabnya

Razia Masker Mulai Diberlakukan di Aceh Tengah

Saat ini, ada beberapa Pj keuchik lagi yang akan dilantik, namun tertunda karena masih menunggu kesiapan SK Bupati Abdya.

Asisten Pemerintahan Setdakab Abdya, Amrizal SSos dalam sambutannya saat pelantikan mengatakan, keuchik merupakan pelayan masyarakat yang mempunyai akses langsung ke pemerintah.

"Maka dari itu, saya meminta kepada keuchik yang baru dilantik ini untuk bisa menyukseskan program pemerintah dan tentunya mampu merangkul semua elemen masyarakat demi pembangunan di gampong," katanya.

Tugas keuchik itu, lanjut dia, sangatlah berat karena harus mengayomi seluruh lapisan masyarakat yang ada.

Tugas tersebut akan ringan, sambung Amrizal, jika mampu membangun komunikasi yang baik dengan semua perangkat desa.

Hendra Budian dan Sartina tidak Ikut Teken Usulan Hak Interpelasi, Begini Kata Ketua Fraksi Golkar

Pembangunan Gedung Arsip di Aceh tak Langgar Aturan, Aceh Pusat Studi Kebencanaan

FOTO - Suasana Haru Saat Pemakaman Gadis Rohingya di TPU Kuta Blang, Lhokseumawe

"Keuchik juga harus berkoordinasi dengan pimpinan yang lebih tinggi, seperti camat dan unsur Muspika lainnya,” papar dia.

“Tugas-tugas keuchik ini harus dilaksanakan dengan baik, berlaku adil terhadap masyarakat, tidak semana-mena dan pilih kasih dalam memberikan pelayanan," tandasnya.

Menurutnya, saat ini sangat banyak bantuan dari pemerintah pusat termasuk dari pemerintah daerah. Tentunya, dana itu harus dipergunakan dengan baik, sehingga bisa memandirikan desa, meninggkatkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteran masyarakat.

"Dalam hal merencanakan penggunaan anggaran itu, perlu melaksanakan musyawarah dengan masyarakat secara transparan," pintanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved