Breaking News:

KEK Arun

KEK Arun belum Jalan, Abdullah Puteh Sebut Kendala dan Sarankan Kiat seperti Saat Ia Gubernur Aceh

Mantan Gubernur Aceh itu berharap pihak konsorsium dalam KEK Arun tersebut dapar merealisasikan komitmennya, agar KEK Arun dapat dioperasikan.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/HENDRI ABIK
Abdullah Puteh 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Arun di Lhokseumawe dan Aceh Utara, tidak berjalan sesuai yang diharapkan karena para konsorsium belum melakukan penyertaan modal.

Padahal KEK Arun Lhokseumawe sudah diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada 14 Desember 2018.

Untuk diketahui, KEK Arun yang berlokasi di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

KEK Arun ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2017.

Pengusulnya adalah Konsorsium PT Pertamina, PT Pelindo I, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA). 

Namun, sayangnya, sampai sekarang operasional KEK Arun belum berjalan sebagaimana targetnya sebelumnya.

Salah satu faktornya, karena dari empat konsorsium, baru PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang sudah melakukan penyertaan modal.

Sedangkan Pertamina, Pelindo 1 dan PDPA belum memenuhi komitmennya untuk untuk melakukan penyertaan modal.

“Ya, informasi yang saya peroleh dan berdasarkan hasil kunjungan saya ke PIM beberapa waktu lalu, belum semua konsorsium menyertakan modal," kata Wakil Ketua Komite II DPD RI asal Aceh, Dr Abdullah Puteh, kepada Serambinews.com, Senin (14/9/2020).

Perjuangkan Pengembangan KEK Arun, Plt Gubernur Sampaikan Sejumlah Kendala di Jakarta

Nova Iriansyah: Baru PT PIM Setor Modal untuk KEK Arun, Pertamina dan Pelindo 1 Nihil

Abdullah Puteh Sebut Pabrik Gula & Pabrik Minyak Sawit akan Dibangun di Aceh, Menteri Sudah Setuju

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved