Breaking News:

Berita Nagan Raya

Polda Aceh Gelar Operasi di Hutan Beutong, Ringkus 3 Penambang Emas Ilegal & Sita 3 Unit Beko

Hanya saja, Polda belum merilis nama ketiga warga yang diamankan itu ke media.

Kiriman Jai
Salah satu alat berat di lokasi penambangan emas ilegal di Daerah Aliran Sungai (DAS) kawasan Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (5/9/2020). 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Tim Polda Aceh menurunkan tim untuk menertibkan penambangan emas ilegal di kawasan hutan Beutong, Kabupaten Nagan Raya pada Rabu (16/9/2020) siang.

Dalam operasi tersebut, tim Polda Aceh berhasil meringkus tiga warga asal Nagan Raya yang diduga terlibat penambangan ilegal dan menyita tiga unit alat berat jenis excavator alias beko.

Alat berat dan ketiga warga yang merupakan operator beko tersebut langsung diboyong ke Mapolda Aceh di Banda Aceh guna untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Hingga Kamis (17/9/2020) hari ini, tim Polda Aceh dilaporkan masih menyelidiki kasus penambangan emas ilegal di hutan kawasan Nagan Raya tersebut.

Hanya saja, sampai saat ini, Polda Aceh belum merilis nama-nama ketiga warga yang diamankan itu ke media.

Akmal Teken Perbup, Warga tak Pakai Masker Siap-siap Didenda Rp 50.000 & Pelaku Usaha Rp 100.000

Didatangi Pasien Terpapar Covid-19, Pustu Paleu, Pidie Ditutup Pelayanan

Alat Rapid Test Kosong di Tengah Melonjak Kasus Covid-19 di Pidie, Petugas Sering Dicaci Maki

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Fadhillah Aditya Pratama SIK yang dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (17/9/2020), mengakui, bahwa tim Polda Aceh turun ke Nagan Raya untuk melakukan penertiban tambang emas ilegal.

“Benar, ada turun tim Polda Aceh. Penanganan kasus itu langsung ditangani oleh Polda,” kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Fadhillah Aditya Pratama SIK.

Menurut Kasat Reskrim, tim Polres Nagan Raya hanya membantu dalam operasi tersebut dan saat ini alat berat serta ketiga warga yang diamankan, sudah dibawa ke Polda.

AKP Fadhillah Aditya Pratama mengaku, sejauh ini pihaknya belum memiliki data terhadap ketiga warga yang diamankan tersebut, sebab kasus itu ditangani langsung oleh Polda Aceh.

Namun begitu, Kasat Reskrim mengakui, bahwa dalam operasi rencana semula akan dibawa keempat unit beko dari lokasi tambang emas ilegal tersebut.

Hari Ini Bertambah Empat ODP di Lhokseumawe, Total Keseluruhan 86 Orang & Dalam Pemantauan 17 Orang

Polda Tahan Manager Aset PT KAI Aceh Timur

Dapat Petunjuk dalam Mimpi, Pria Ini Gali Sumur Dekat Rumah, Ternyata Isinya Harta Karun

“Satu unit lagi rusak. Yang dibawa ke Polda hanya 3 unit beko. Yang rusak saat ini masih di lokasi,” pungkas Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Fadhillah Aditya Pratama SIK.(*)

Penulis: Rizwan
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved