Breaking News
Rabu, 15 April 2026

Luar Negeri

Pendemo di Thailand Berani Menentang Raja, Serukan Reformasi Monarki di Negeri Gajah Putih

- Sebuah gerakan pro-demokrasi yang dipimpin sekelompok mahasiswa berkembang pesat di Thailand beberapa bulan terakhir.

Editor: Faisal Zamzami
AP PHOTO/WASON WANICHAKORN
Para demonstran pro-demokrasi mengibarkan bendera nasional di lapangan Sanam Luang, saat berdemo di Bangkok, Thailand, Sabtu (19/9/2020). Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan hari itu untuk mendukung para mahasiswa yang berunjuk rasa mendesak digelarnya pemilu baru dan merombak sistem kerajaan.(AP PHOTO/WASON WANICHAKORN) = 

Lockdown pandemi yang membuat perekonomian Thailand terjun bebas juga membuat jurang kesenjangan antara kelas miliarder dan miskin semakin menganga.

Kemudian pada Juni, aktivis terkemuka Wanchalearm Satsaksit yang tinggal di pengasingan negara tetangga, Kamboja, tiba-tiba menghilang.

Para demonstran juga berunjuk rasa di media sosial, contohnya di Twitter yang mendesak jawaban pemerintah atas tuntutan mereka.

Kampanye online tersebar pada pertengahan Juli dan gelombang protes di seluruh negeri pun dimulai.

Tak kurang dari 30.000 orang turun ke jalan akhir pekan lalu, yang merupakan demo terbesar di "Negeri Gajah Putih" sejak kudeta 2014.

3. Apa yang berbeda dari demo-demo sebelumnya?

Beberapa dekade terakhir di Thailand banyak terjadi demo yang penuh kekerasan dan kudeta militer.

Namun, pada masa lalu, gerakan protes ditunggangi pengaruh finansial dan politik yang besar, sedangkan demonstran mahasiswa hari ini mengatakan tidak ada pemimpin tunggal dalam aksi mereka.

Strategi itu sebagian terinspirasi protes pro-demokrasi di Hong Kong tahun lalu. Berani menggoyang dominasi monarki juga baru pertama kali dilakukan.

s
Demonstran pro-demokrasi di Thailand menuntut pemerintah mundur, merombak parlemen, dan menggelar pemilu baru di bawah UU yang direvisi. Foto diambil saat aksi unjuk rasa di Bangkok Minggu (16/8/2020).(REUTERS/ATHIT PERAWONGMETHA)

 Di bawah konstitusi, para bangsawan termasuk Raja Maha Vajiralongkorn yang kaya raya seharusnya menjauhi politik, tetapi mereka justru punya pengaruh yang sangat besar.

Sejak raja naik takhta pada 2016, dia membuat perubahan-perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya, seperti mengambil kendali langsung atas kekayaan istana dan memindahkan 2 unit tentara di bawah komandonya.

Raja bertitel Rama X itu kini didampingi militer kerajaan yang besar dan klan miliarder yang kuat.

4. Apa reaksinya?

Ada berbagai reaksi di masyarakat tentang aksi unjuk rasa berkepanjangan ini.

Demo yang diinisiasi mahasiswa ini berhasil menarik dukungan dari banyak kalangan, termasuk dari kelas pekerja.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved