Breaking News:

Lifestyle

Orang Bergaji Tinggi di Negara Ini tidak Menganggap Dirinya Kaya, Hasil Studi Terbaru

Orang muda berpenghasilan tinggi di Irlandia, lebih peduli tentang kemampuan mereka untuk membeli rumah, merencanakan keluarga dan menetap.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
iStock / The Irish Times
Studi yang dilakukan oleh Tasc, Think-tank for Action on Social Change, yang diterbitkan pada hari ini, meneliti posisi keuangan dan sikap terhadap penerima pendapatan teratas di empat negara Eropa: Irlandia, Inggris, Swedia dan Spanyol. 

SERAMBINEWS.COM - Orang yang berpenghasilan tinggi di Irlandia tidak menganggap diri mereka kaya. 

Mereka yang berpenghasilan tinggi di Irlandia merasa tidak aman mengenai kondisi keuangan, daripada rekan-rekan kerja mereka yang lainnya di kawasan Eropa, hasil studi menjelaskan.

Melansir dari The Irish Times, Rabu (23/9/2020), studi yang dilakukan oleh Tasc, Think-tank for Action on Social Change, yang diterbitkan pada hari ini, meneliti posisi keuangan dan sikap warga terhadap penerima pendapatan teratas, di empat negara Eropa: Irlandia, Inggris, Swedia dan Spanyol.

Para peneliti menemukan bahwa meskipun gaji 10 persen teratas di Irlandia lebih tinggi dibandingkan dengan tiga negara lainnya, mereka lebih cenderung merasa tidak aman tentang  keuangan mereka.

Studi tersebut menemukan bahwa 24 persen dari penduduk Irlandia yang berpenghasilan tinggi mengatakan mereka memiliki 'beberapa kesulitan' memenuhi kebutuhan.

Tiga persen memiliki 'kesulitan' dan satu persen memiliki 'kesulitan besar', menghasilkan total 28 persen.

PT Mifa Normalisasi Sungai Gampong Balee Untuk Kepentingan Petani

Raja Salman Bahas Kebijakan Luar Negeri, Dari Ancaman Iran Sampai Penderitaan Muslim Rohingya

Wakapolda Aceh Pimpin Syukuran Hari Lalu Lintas Bhyangkara ke-65  

Komitmen keuangan

Dibandingkan dengan 15 persen orang berpenghasilan tertinggi di Spanyol, 11 persen di Inggris dan 3 persen orang berpenghasilan tinggi di Swedia.

Mereka melaporkan kesulitan pada tingkat tertentu dalam memenuhi komitmen keuangan.

Orang muda berpenghasilan tinggi di Irlandia, lebih peduli tentang kemampuan mereka untuk membeli rumah, merencanakan keluarga dan menetap, jika dibandingkan dengan rekan-rekan Eropa mereka, kata Tasc.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved