Lifestyle
Orang Bergaji Tinggi di Negara Ini tidak Menganggap Dirinya Kaya, Hasil Studi Terbaru
Orang muda berpenghasilan tinggi di Irlandia, lebih peduli tentang kemampuan mereka untuk membeli rumah, merencanakan keluarga dan menetap.
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
“Bahkan sebelum datangnya pandemi dan ketidakpastian baru tentang panjang dan parahnya resesi yang tak terhindarkan, banyak dari mereka yang pada prinsipnya seharusnya merasa paling aman sudah berjuang secara finansial atau mengungkapkan ketidakpastian tentang masa depan mereka sendiri dan masa depan anak-anak mereka,” dia berkata.
• Satgas Covid-19 Aceh Sudah Periksa 12.773 Swab, 36 Swab Tunggu Hasil PCR
• Polisi Kejar Otak Pelaku dan Tiga Penculik Bos Dealer di Lhokseumawe, Identitasnya Sudah Diketahui
Sangat kaya
Studi keseluruhan terkonsentrasi "lebih akurat" pada 10 persen teratas, tidak termasuk yang sangat kaya di 1 persen teratas.
Ini menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka yang berada di 10 persen teratas, tidak hanya di Irlandia, tetapi di keempat negara dalam studi ini, tidak melihat diri mereka sebagai "kaya".
Hal ini juga menunjukkan bahwa sejak kehancuran tahun 2008, 1 persen penerima gaji teratas semakin menjauh dari penduduk lainnya, termasuk 10 persen sisanya. (Serambinews.com/Syamsul Azman)
• Kasubbag Teknis dan Hubmas KIP Aceh Dipromosikan Jadi Sekretaris KIP Aceh Besar, Dilantik Hari Ini
• Jokowi Singgung Pandemi Covid-19 di Sidang Umum PBB: No One is Safe Until Everyone Is
• Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10, Ini Syarat dan Prosedurnya: Kuotanya Terbatas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/orang-bergaji-tinggi-tidak-menganggap-dirinya-kaya-hasil-studi-terbaru.jpg)