Berita Aceh Utara
Dua Bocah Ini Kegirangan Mandi Hujan dari Atap Rumah yang Bocor, yang Nonton Malah Sedih
Dua bocah adik-kakak ini terlihat kegirangan saat mandi air hujan dari atap rumahnya yang bocor.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Jafaruddin | Jafaruddin
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Dua bocah adik-kakak terlihat kegirangan saat mandi air hujan dari atap rumahnya yang bocor.
Video berdurasi 5 menit 18 detik yang direkam pada malam hari ini diupload di akun ‘Raja Salman’ dengan judul “DERITA RAKYAT MISKIN”.
Sejumlah netizen yang melihat video tersebut menulis beragam komentar. Video tersebut sudah dibagikan ratusan kali.
Sebagian komentar sedih dengan kondisi keluarga tersebut, tapi banyak juga yang mengkritisi pemerintah, karena dianggap tidak peduli.
Komentar tersebut antara lain, akun Ocin Rescuee, menulis “Asai ka jiduk bak tampok pemerintahan sit ka tuwoe dih keu janji awai... Laknat Allah sangat kejam.. ingat keu rakyat bek lalo lam kemewahan.” Kemudian akun “Nurulmenulis “Pat nyan ile ,ro imata teuh”.
Kemudian Dessy D'inonk“Ka mangat eh bak sprinbad mknya hana meutume kalen derita ureng gasin.”
Selain itu ada juga netizen mengkritik langsung kepada Pemkab Aceh Utara.
Misalnya, akunIzza Beujaya Tiket Pesawat, menulis “Aceh utara, Bupati petahana kok Ek sampe hate Lagei nyann” lalu Aty Shoppmenulis “Nauzubillah, ho ka BUPATI Aceh Utara,kiban ka haru hara ureng gasin nyan.”
Bahkan ada yang lebih pedas, Arjuna“Meye lagenyan bangsa, kacok pemimpin kapupo ulaot keudeh.”.
Belakangan setelah ditelusuri kejadian tersebut terjadi di keluarga Syarkawi/Rohani pasangan suami istri di Desa Trieng Pantang Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.
Bocah yang mandi hujan riang tersebut adalah anaknya,Alifa Azahra (8) dan Muhammad Asri yang berumur 3,5 tahun.
• Sosok Polisi yang Hentikan Pidato Gatot Nurmantyo di Acara KAMI, Polda Jatim Ungkap Alasannya
• ISIS Nigeria Ledakkan Bom di Keledai, Targetkan Konvoi Gubernur Borno
• Menkes Terawan Dicecar 16 Pertanyaan soal Covid-19, Najwa Shihab: Siap Mundur Pak Menteri?
Kejadian itu seperti itu sudah berulang kali terjadi. Namun, pasangan tersebut tidak tahu harus kemana lagi.
Saat kejadian tersebut, seorang tetangga merekamnya kemudian menyebarkan video tersebut dengan harapan sampai ke mata pemerintah.
Pasangan tersebut ternyata sudah mengurus rumah tahun 2016. Bahkan keduanya rela menggadai satu-satunya harga, sepetak sawah untuk mengurus rumah bantuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bocachhhh.jpg)