Asyik Tertawa Terbahak-bahak, Tiba-tiba Mulut Wanita Ini Tak Bisa Ditutup, Ini yang Terjadi
Sedang terbahak-bahaknya ketawa mendengar hal lucu, perempuan ini seketika bersedih mengetahui mulutnya tak bisa menutup.
SERAMBINEWS.COM - Sedang terbahak-bahaknya ketawa mendengar hal lucu, perempuan ini seketika bersedih mengetahui mulutnya tak bisa menutup.
Dirinya harus menjalani perawatan kemudian akibat rongga mulutnya mengalami dislokasi.
Tertawa merupakan bentuk reaksi alamiah tubuh terhadap sesuatu.
Namun, tertawa memang musti sesuai dengan kondisi dan situasi.
Berlebih dalam tertawa juga sebenarnya tidak baik.

• Turki ke Prancis: Jika Tidak Suka Kami Mendukung Azerbaijan, Mengapa Anda Berpihak ke Armenia?
• Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Gelombang 2 Cair Bulan Oktober 2020, Siap-siap Cek Saldo Rekening
• Tanggapi Donald Trump dalam Debat Perdana Pilpres AS Joe Biden Ucapkan Insya Allah, Mengapa?
Itulah yang dirasakan wanita asal China yang tak disebutkan namanya ini.
Rahang mulutnya terus terbuka setelah dirinya tertawa dengan melebarkan mulutnya.
Kelewat membuka mulut saat tertawa, wanita ini pun mengalami dislokasi rahang.
Insiden itu terjadi di saat dirinya berada di sebuah kereta di Stasiun Guangzhou.
Kisah medis perempuan inilah yang menjadi keterangan Dokter Luo Wensheng yang kebetulan berada di gerbong yang sama dengan pasien.
Luo awalnya naik kereta dari Kunming, dan hendak menuju ke Rumah Sakit Liwan ketika dia mendengar ada pengumuman orang yang mendadak sakit di gerbongnya.
Dia bergegas membantu dan menemukan seorang penumpang wanita dengan mulut yang tak bisa tertutup dan terus-menerus mengeluarkan air liur.
• Viral Video TikTok WNI Bagikan Pengalaman Liburan ke Korea Utara, Ternyata Tak Seseram Dugaannya
• VIDEO - Konflik NAGORNO-KARABAKH, Pemukiman Sipil Azerbaijan Menjadi Target Gempuran Militer Armenia
Dilaporkan Oddity Central, Jumat (2/10/2020) Dokter Luo awalnya mengira bahwa penumpang wanita itu menderita stroke hingga dia memutuskan berbicara dengan saksi mata.
Dari situ seperti dilaporkan Guancha News, barulah Luo menyadari bahwa perempuan itu tidak bisa menutup mulutnya karena dia tertawa keras-keras.
"Dia berliur. Jadi awalnya saya mengira dia menderita semacam strok. Namun saat memeriksa tekanan darahnya, dia normal. Jadi saya sedikit bertanya," katanya.