Berita Luar Negeri

Armenia Ungkap Bukti Turki Bantu Militer Azerbaijan, dari Drone, Jet Tempur Hingga Tentara Bayaran

Perang Armenia vs Azerbaijan masih terus berkecamuk. Bahkan, perang Armenia vs Azerbaijan juga melibatkan negara lain, yakni militer turki

Editor: Muhammad Hadi
AFP/Handout
Pasukan Azerbaijan melepaskan tembakan ke arah pasukan Armenia di Nagorno-Karabakh, Senin (28/9/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Perang Armenia vs Azerbaijan masih terus berkecamuk. Bahkan, perang Armenia vs Azerbaijan juga melibatkan negara lain.

Armenia klaim pasukan Azerbaijan mendapat bantuan dari militer Turki.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan pada Jumat (2/10/2020) mengklaim, memiliki bukti pasukan Azerbaijan yang saat ini memerangi pasukan Yerevan di Nagorny Karabakh didukung secara militer oleh Turki.

Setidaknya 130 orang tewas dalam pertempuran yang berlangsung berhari-hari itu, dan menjadi bentrokan terburuk sejak 2016 di sana.

Segini Gaji Milisi Shabiha, Tentara Bayaran dari Suriah yang Dikirim ke Libya Oleh Rusia

Kisah Mualaf Bermimpi Lihat Cahaya Putih: Jiwa Saya Jadi Tenang setelah Memeluk Islam

Sementara itu Perancis, Amerika Serikat (AS), dan Rusia menyerukan diakhirinya permusuhan.

"Kami punya bukti," kata PM Nikol Pashinyan kepada surat kabar Perancis Le Figaro yang dikutip AFP.

"Mereka menggunakan drone dan (jet tempur) F-16 Turki untuk membom wilayah sipil di Nagorny Karabakh."

Harga Emas Turun, Cek Rincian Harganya di Sini

VIRAL Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Ditemukan di SPBU Bersama Sepucuk Surat, Maafkan Mama Nak

Armenia sebelumnya menuduh Turki mengirim tentara bayaran untuk mendukung Azerbaijan.

Pada Senin (28/9/2020) Obervatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan, Turki telah mengirim setidaknya 300 proxies dari Suriah Utara.

Pernyataan terbaru Pashinyan ini diamini oleh Emmanuel Macron yang mengatakan, laporan intel juga mengungkap tentara yang ditarik dari kelompok milisi telah melintasi Turki dalam perjalanan ke Azerbaijan.

Presiden Perancis itu mengatakan, "garis merah telah dilintasi, yang tidak bisa diterima" dan menuntut penjelasan dari Ankara.

Selembar Foto Almarhum Ibunya Rusak, Pria Ini Minta Tolong Edit, Sang Pengedit Sedih Teringat Ibunya

Presiden AS Donald Trump Positif Corona, Begini Pesan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un

Meski begitu dunia terus meminta Armenia dan Azerbaijan menyudahi peperangan.

Bahkan ketika terjadi eskalasi konflik yang mengancam akan menyedot kekuatan regional Rusia dan Turki ke dalam konflik.

Dalam seruan bersama pada Kamis (1/10/2020), Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden AS Donald Trump, dan Macron mendesak kedua pihak kembali bernegosiasi untuk menyelesaikan sengketa teritorial yang sudah berlangsung lama.

Pashinyan dan pemimpin Azerbaijan Ilham Aliyev sama-sama menolak gagasan untuk mengadakan perundingan.

Video Mengerikan Wanita Telanjang Dipukul dan Ditembak Tentara, Terungkap Fakta Sebenarnya

Tabrak Istri Orang Hingga Meninggal, Pelaku Akhirnya Datang Minta Maaf, Begini Reaksi Suaminya

PM Armenia tersebut berkata, "Nagorny Karabakh tak bisa menurunkan senjata, karena itu akan menyebabkan genosida. Orang-orang yang tinggal di sana menghadapi ancaman eksistensial."

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebut Azerbaijan Dibantu Turki, PM Armenia Paparkan Buktinya",

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved