Breaking News:

Berita Aceh Timur

Fakta Baru! Ternyata Abubakar Tersesat di Hutan bukan karena Cari Bunga Janda Bolong, Tapi Sebab Ini

Ternyata, Abubakar tersesat bukan karena sedang mencari bunga janda bolong di dalam hutan, tapi disebutkan lantaran sedang mengembala kerbau.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Saifullah
Kolase/Dok. Polsek Simpang Jernih/Istimewa
Keluarga dan warga berkumpul menyambut kepulangan Abubakar (baju biru), warga Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, yang sebelumnya hilang di hutan. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI – Fakta baru penyebab Abubakar (40), warga Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur hilang di hutan pada Jumat (2/10/2020) lalu, terungkap.

Ternyata, Abubakar tersesat bukan karena sedang mencari bunga janda bolong di dalam hutan, tapi disebutkan lantaran sedang mengembala kerbau.

Fakta terbaru ini disampaikan Darmansyah dan Antra Brata yang merupakan abang serta adik kandung dari Abubakar. 

Anta Brata menceritakan, pada Jumat (2/10/2020) pagi itu, Abubakar minta izin kepada dua temannya mengembala dua ekor kerbaunya ke dalam hutan. Setelah kerbaunya diikat, lalu dia istirahat karena kelelahan.

“Tak lama kemudian, tiba-tiba abang terbangun dari tidurnya dan seperti orang linglung, lalu berjalan tanpa arah di dalam hutan hingga dia tersesat," ungkap Anta Brata kepada Serambinews.com, Rabu (7/10/2020).

Kisah Abubakar Hilang di Hutan Aceh Timur, Tersesat Cari Bunga Janda Bolong, Ditemukan Masih Lemas

Satgas Covid-19 Razia Protkes ke Pabrik Es di Kuala Idi, Satu Pabrik Terancam Sanksi

Kasus SPPD Fiktif di Sekretariat DPRK Abdya, Penyidik Sudah Periksa Belasan Saksi, Besok Sekwan

"Saat tersesat itulah, dia menemukan bunga janda bolong dan bunga tersebut sampai dia bawa pulang ke rumah, tapi dia bukan khusus mencari bunga,” cerita Anta menglarifikasi berita yang beredar sebelumnya.

Menurut adik kandung Abubakar ini, orang tersesat di hutan lalu membawa sesuatu saat pulang adalah suatu hal yang biasa terjadi.

Apalagi, papar Anta Brata, saat itu Abubakar mengembala kerbaunya pada hari Jumat di dalam hutan, dan hutan itu tergolong keramat.

“Jadi abang bukan khusus mencari bunga, tapi khusus mengembala kerbaunya di hutan. Dia tersesat setelah terbangun dari tidurnya berjalan tanpa arah di hutan karena linglung,” ucap Anta.

Diberitakan sebelumnya, selain mengembala kerbau, Abubakar (40) hilang di hutan karena tersesat saat mencari bunga janda bolong di kawasan hutan Dusun Pulo Munta, Desa Ranto Panjang, Kecamatan Simpang Jernih.

VIDEO Kondisi Terkini Desa Sikundo Setelah Pembangunan Jembatan yang Sempat Viral

Pengakuan Korban Rumah Terbakar di Bireuen, Diawali Hawa Panas Menusuk, Begini Kronologinya

Begini Kondisi Terkini Ruang Isolasi bagi Medis dan PNS di RSUD Pratama Setelah Sebulan Diresmikan

Abubakar dilaporkan hilang, sejak Jumat (2/10/2020) dan kembali dengan sendirinya dalam keadaan sehat dan selamat ke rumahnya pada Minggu (4/10/2020) sore.

“Alhamdulillah dia (Abubakar) sudah pulang dengan selamat. Dia bukan ditemukan warga yang mencari, tapi dia pulang dengan sendirinya setelah tersesat di hutan," ungkap Rahmadsyah, Camat Simpang Jernih, Aceh Timur kepada Serambinews.com, Minggu (4/10/2020) malam.

"Kini dia sudah berkumpul dengan keluarganya di Desa Batu Sumbang,” lanjut Camat Simpang Jernih, Aceh Timur ini.

Kepulangan Abubakar, jelas Camat Rahmadsyah, disambut histeris dan isak tangis istri, anak, dan keluarganya. “Keluarga sangat bahagia Abubakar pulang dengan selamat dan sehat,” pungkas Camat Simpang Jernih.(*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved