Breaking News:

Opini

`Janda Bolong' Jadi Rebutan  

Pandemi Covid-19 di negeri kita nampaknya belum akan usai dalam waktu dekat, pasalnya, jumlah angka insidensi dan kematian masih terus

Editor: bakri
`Janda Bolong' Jadi Rebutan   
IST
Sri Mulyati Mukhtar, SKM., MKM, Promotor Kesehatan Masyarakat pada RSU Cut Meutia, Aceh Utara

edua, "mengurangi stress" sebuah penelitian di Belanda menyebutkan berkebun selama 30 menit dapat menghasilkan kadar kortisol yang rendah yang dapat melelehkan stres.

Ketiga, "tidur lebih nyenyak" penelitian University of Pennsylvania menunjukkan bahwa aktivitas ringan yang terkait dengan berkebun dapat membantu tidur lebih nyenyak di malam hari. Awam pun tahu tidur sangat penting untuk kesehatan yang baik untuk memperkuat imunitas.

Keempat, "kesehatan pada tangan" menggali, menanam, menarik tanaman adalah kegiatan yang dilakukan saat berkebun. Itu semua sangat bagus untuk menjaga tangan dan jari menjadi lebih kuat.

Kelima, "berhemat" berkebun akan membuat pemiliknya berhemat lebih banyak uang karena menanam tanaman sendiri, dengan menyiasatinya memilih tanaman sayuran atau yang sering dikonsumsi.

Kembali ke persoalan pilihan tanaman yang banyak digandrungi saat ini adalah tanaman hias. Tak hanya kaum hawa bahkan kaum adam juga  saat ini sedang maraknya berburu tanaman hias. Alhasil tanaman hias beserta pernak perniknya seperti pot, tanah pupuk, batu untuk tanaman kebanjiran orderan.

Malah berbagai macam tanah hias pun harganya melangit, sebut saja sansivera, aglaonema, kaktus, sekulen, philodendron, alocasia,  bahkan monstera adansonii variegate atau popular dengan sebutan `janda bolong' semakin menjadi rebutan dengan harga yang tinggi. Monstera atau `janda bolong' kini semakin diburu, karena tanaman ini mendapat predikat sebagai tanaman termahal di Indonesia saat pandemi Covid-19.

Ciri khas utamanya adalah ukuran daun yang besar dan berbentuk hati, warnanya hijau pekat dan permukaannya mengkilap. Pesona `janda bolong' semakin menarik hati adalah lubang daun alami pada helai daunnya menjari dijuluki swiss cheese plant. Lubang inilah membuatnya dijuluki `janda bolong'

Ironisnya harga `janda bolong' yang ditawarkan sangat fantastis, untuk mendapatkan satu pot biasa saja, dihargai Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Bahkan ada yang melebihi harga sepeda brompton yang sedang trend juga saat ini. Dilansir Kompas.com, (27/9/2020), tanaman `janda bolong' sempat menjadi trending lantaran jenis monstera adansonii variegata ada yang terjual dengan harga Rp 96 juta hingga Rp 100 juta.

Demikian juga dengan tanaman hias lainnya seperti jenis aglaonema yang paling banyak juga dilirik masyarakat karena warna daunnya yang indah, dengan harga bisa sampai Rp 150-600 ribu. Sedangkan jenis tanaman hias lainnya yang lebih sederhana berkisar antara Rp 30-500 ribu, tergantung jenis tanamannya.

Kini tanaman hias menjadi trend yang lagi booming dan telah menjadi bagian dari gaya hidup serta mempunyai nilai prestise yang tinggi. Meski belum diketahui sampai kapan trend tanaman hias ini akan  berlangsung, tetapi setidaknya di masa pandemi Covid-19  ini, bisa  sebagai salah satu cara untuk menghibur diri, olahraga, dan juga bisa membuat tubuh terkena matahari yang sangat bermanfaat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved