Update Corona di Aceh Tamiang
Sembilan Tahanan Titipan Kejari Aceh Tamiang Terkonfirmasi Positif Covid-19
Sembilan tahanan jaksa yang dititipkan di Polres Aceh Tamiang dinyatakan positif Covid-19. Para tahanan tersebut saat ini sedang menjalani...
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Jalimin
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Sembilan tahanan jaksa yang dititipkan di Polres Aceh Tamiang dinyatakan positif Covid-19. Para tahanan tersebut saat ini sedang menjalani isolasi mandiri menggunakan dua ruang tahanan di Mapolsek Kejuruan Muda dan Polsek Kota Kualasimpang.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta menjelaskan para tahanan ini merupakan titipan Kejari Aceh Tamiang yang terlibat berbagai kasus pidana ringan.
Awalnya kata dia, ada sepuluh tahanan yang menunjukan hasil reaktif Covid-19 saat mengikuti rapid test yang dilakukan Dinas Kesehatan Aceh Tamiang.
“Karena berlum tersedianya sel di sana (Kejari), maka mereka dititipkan di Mapolres. Kami langsung memindahkan mereka ke tahan lain ketika dinyatakan reaktif, biar tidak menyebar ke tahanan lain,” kata Ari, Selasa (20/10/2020).
Ari menjelaskan hasil reaktif ini kemudian ditindaklanjuti pemeriksaan swab yang sampelnya dikirim ke Balitbangkes Aceh. Diketahui dari sepuluh sampel itu terdapat sembilan orang dinyatakan positif.
“Kemarin hasilnya baru diketahui. Sekarang mereka dalam pengawasa penuh Dinas Kesehatan,” lanjutnya.
Dia memastikan proses penanganan tahanan ini dilakukan sesuai protokol kesehatan. Dinas Kesehatan sudah menjadwalkan kesembilannya akan kembali menjalani swab pada hari kesepuluh isolasi mandiri.
“Kita ikuti prosedurnya, nanti akan diswab pada hari kesepuluh isolasi. Mudah-mudahan semuanya sembuh,” ujarnya.
Sebelumnya Kadis Kesehatan Aceh Tamiang Ibnu Azis menyampaikan pihaknya berinisiatif menjemput bola dengan menyebar 7 ribu rapid test ke seluruh Puskesmas dalam dua bulan terakhir. Hal ini sengaja dilakukan untuk mendeteksi sekaligus menekan penyebaran virus asal Cina ini.
Sejauh ini dari data yang dihimpun Dinkes, Covid-19 tidak lagi dominan menyasar orang berusia lanjut yang memiliki daya tahan tubuh rendah, tapi sudah berkembang menyerang orang berusia muda yang memiliki imun tubuh lebih kuat.(*)
Baca juga: Kasus Kelebihan Bayar SPPD Oknum Anggota DPRK Simeulue Masih Dibahas di BPK RI Perwakilan Aceh
Baca juga: Meninggal di Sel Polres, Pihak Keluarga Tolak Rencana Polisi Bongkar Kuburan SB untuk Autopsi
Baca juga: YARA Datangi DPRA Bawa Banner Jangan Sampai Blok B Seperti Lumpur Lapindo!, Apa Maksudnya?