Breaking News:

Berita Langsa

Awas! Modus Baru Rentenir di Kota Langsa, dari Gunakan WhatsApp hingga Orang Setempat

"Sekarang modusnya, oknum rentenir ini menggunakan kaki tangan orang dalam (orang setempat) dan hubungan bisnisnya memakai media sosial (whatsapp)...

Penulis: Zubir | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Langsa, H Ibrahim Latif. 

"Sekarang modusnya, oknum rentenir ini menggunakan kaki tangan orang dalam (orang setempat) dan hubungan bisnisnya memakai media sosial (whatsapp), supaya aktivitasnya tidak terbaca," jelasnya.

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Meskipun sudah ada larangan dari Pemerintah Kota Langsa dan sempat tak terdengar aksinya dalam beberapa pekan, praktik rentenir atau bank 47 kembali kambuh dan marak lagi di Langsa.

"Laporan kita dapat dari masyarakat, praktik peminjaman uang sistem riba (rentenir) ini kembali marak di daerah kita," sorot Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Langsa, H Ibrahim Latif, Sabtu (24/10/2020).

Menurut Ibrahim Latif, informasi yang diterima dari masyarakat bahwa para oknum lintah darat (rentenir) itu, pada umumnya berasal dari provinsi tetangga dan beragama non muslim.

Bahkan, sebagian oknum-oknum rentenir ini sudah memiliki rumah dan tinggal menetap di daerah ini.

Karena bisnis haramnya itu masih mulus berjalan, walaupun dengan sembunyi-sembunyi.

Sebagian lainnya lagi, mereka masuk kembali ke Kota Langsa setelah beberapa bulan lalu sempat ke luar dari Langsa.

Baca juga: Lihat Ayahnya Kencing, Gadis 8 Tahun Teriak ke Ibunya dan Sebut ‘Usus’ Ayah Masih Menggantung

Pascaadanya peraturan larangan praktek rentenir dari daerah ini.

"Sekarang modusnya, oknum rentenir ini menggunakan kaki tangan orang dalam (orang setempat) dan hubungan bisnisnya memakai media sosial (whatsapp), supaya aktivitasnya tidak terbaca," jelasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved