Breaking News:

Berita Internasional

Kabar Gembira! Kran Umrah Dibuka 100 Persen, Indonesia Punya Kans Kirim Jamaah ke Tanah Suci

Pemerintah Arab Saudi membuka peluang jamaah asal luar negara tersebut untuk menunaikan ibadah umrah.

Editor: Saifullah
Foto: ArabNews
Para jamaah melaksanakan ibadah umrah dengan tetap menjaga jarak fisik di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (4/10/2020) malam. 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Arab Saudi membuka peluang jamaah asal luar negara tersebut untuk menunaikan ibadah umrah.

Pasalnya, pada tahap ketiga penyelenggaran ibadah umrah dalam masa pandemi Covid-19, mulai 1 November mendatang, Arab Saudi akan mulai memberlakukan kapasitas jamaah sebanyak 100 persen.

Jumlah tersebut termasuk jamaah dari luar wilayah Saudi, yaitu dari negara-negara yang dinilai tidak berisiko secara kesehatan, kaitannya dengan pencegahan penularan Covid-19.

Untuk itu, sebelum pembukaan umrah tahap ketiga ini, akan diawali pengumuman daftar negara yang diperbolehkan memberangkatkan jamaahnya ke Tanah Suci. Indonesia sendiri masih menunggu pengumuman daftar tersebut.

Melansir keterangan resmi dari Kementerian Agama (Kemenag) RI, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Oman Fahurahman mengatakan, bahwa pihaknya telah menyiapkan skema perlindungan jika jamaah Indonesia diizinkan berangkat umrah.

Baca juga: Begini Cara Awal Mengatasi Gejala Diare yang Aman dan Tepat, Termasuk untuk Bayi dan Anak-anak

Baca juga: Awas! Ternyata 5 Makanan Sehat Ini Bisa Berbahaya untuk Tubuh

Baca juga: Anda Peserta Tes CPNS! Pelajari Cara Hitung Nilai Kelulusan CPNS 2019, Diumumkan 30 Oktober 2020

"Bapak Menteri Agama memberi arahan agar kami menyiapkan skema perlindungan, pelayanan, dan pembinaan. Yang penting kami siap ketika Indonesia diperbolehkan kirim jamaah. Karena ini bagian dari pelayanan," kata Oman, Sabtu (24/10/2020).

Oman mengungkapkan, pihaknya telah melakukan finalisasi Rancangan Keputusan Menteri Agama (RKMA) tentang Penyelenggaraan Umrah di masa pandemi.

Sebelumnya, RKMA ini juga sudah dibahas dengan para stakeholders, termasuk kementerian/lembaga terkait dan para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Ada beberapa hal yang diatur dalam RKMA ini antara lain sebagai berikut. Pertama, kriteria jamaah, protokol kesehatan, dan kemungkinan karantina.

"Ada juga persyaratan bebas Covid-19, sehingga ada protokol tertentu yang harus diterapkan. Ini kami siapkan, termasuk protokol pada setiap aspek layanan, transportasi, konsumsi, dan akomodasi," jelasnya.

Baca juga: Live Streaming Duel Panas Barcelona vs Real Madrid Segera Dimulai

Baca juga: Shin Tae-yong Terkesan dengan Elkan Baggott Mengisi Posisi Bek Tengah Timnas U-19 Indonesia

Baca juga: Tak Ada Jaminan Cavani Bakal Mampu Jebol Gawang Chelsea dalam Laga Debut Manchester United

Oman memastikan bahwa skema perlindungan tersebut disesuaikan dengan ketentuan dari Pemerintah Arab Saudi.

Menurut Oman, Pemerintah Arab Saudi telah menerbitkan edaran terkait umrah di masa pandemi ini.

Edaran tersebut antara lain mengatur sejumlah hal seperti akomodasi atau kamar hotel maksimal diisi dua orang dengan jarak tempat tidur minimal dua meter dan tidak ada layanan konsumsi dengan model prasmanan.

lalu, usia jamaah dibatasi, yaitu maksimal 50 tahun dan harus bebas Covid-19. Kemudian, proses pendaftaran jamaah umrah dikontrol melalui sistem Itamarna yang disediakan oleh Pemerintah Arab Saudi dan dikoordinasikan dengan PPIU.

"Intinya, Kemenag siapkan mitigasi sesuai kebijakan Saudi. Sekarang kami menunggu daftar negara mana saja yang diizinkan memberangkatkan jamaah umrah mulai 1 November mendatang," paparnya.

Baca juga: Pelajar SMP di Aceh Singkil Menikah dengan Kakak Kelas, Ini Dugaan Penyebabnya

Baca juga: VIDEO Taman Pala Indah Tapaktuan Jadi Lokasi Favorit Warga Berekreasi

Baca juga: Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim Isi Kuliah Umum di MAN IC Aceh Timur

Ia menerangkan, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan Konsul Haji KJRI Jeddah terkait perkembangan kebijakan Arab Saudi.

"Setiap kebijakan baru yang dikeluarkan Saudi akan diinformasikan ke publik agar menjadi perhatian bersama," pungkas Oman.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Umrah Tahap 3 Dibuka 1 November, Kemenag Siapkan Skema Perlindungan Jemaah"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved