Minggu, 26 April 2026

Internasional

Perempuan Muda Arab Saudi Terobos Pekerjaan Yang Didominasi Pria, Ini Sepak Terjangnya

Seorang perempuan muda Arab Saudi, Nour Al-Rammah tidak pernah berharap bekerja untuk GE Power karena bukan sarjana teknik.

Editor: M Nur Pakar
Supplied
Nour Al-Rammah, manajer komersial di GE Gas Power 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Seorang perempuan muda Arab Saudi, Nour Al-Rammah tidak pernah berharap bekerja untuk GE Power karena bukan sarjana teknik.

Tetapi lulusan Universitas Al-Yamamah berhasil mengatasi rintangan ini melalui ketekunan dan akal, serta menulis manual 400 halaman untuk orang lain seperti dia yang ingin bekerja di salah satu perusahaan terbesar di dunia itu.

“Saya tidak pernah melihat diri saya sampai di sana,” katanya kepada Arab News Sabtu (25.10.2020) untuk merefleksikan pencapaiannya dalam lingkungan yang kompetitif dan didominasi laki-laki.

“Ketika saya belajar pemasaran di universitas, saya berharap masuk ke perusahaan pemasaran, melakukan beberapa hubungan masyarakat, pemasaran dan periklanan," tambahnya.

"tTapi saya berakhir di perusahaan teknik ini," katanya.

Dia lahir dan dibesarkan di Prancis sampai menyelesaikan sekolah dan kembali ke Arab Saudi setelah berusia 17 tahun dan menetap di Riyadh.

Dia kuliah di Universitas Al-Yamamah untuk mendapatkan gelar sarjana administrasi bisnis, dengan jurusan pemasaran dan keuangan.

Jalannya menuju GE Power, yang masuk dalam Fortune Global 500, tidaklah mudah.

Dia ingin bergabung dengan program kepemimpinan elit perusahaan, yang hanya memilih satu kandidat di Kerajaan setiap tahun.

Dia ditolak saat pertama kali melamar.

Baca juga: Arab Saudi Fokus Pengembangan Kecerdasan Buatan, Tandatangani MoU dengan IBM, Alibaba dan Huawei

“Sangat sulit untuk bergabung, dan salah satu prasyarat utamanya adalah latar belakang teknik," katanya.

Sebelumnya, dia telah melakukan magang penjualan dan komersial dengan GE Power tanpa benar-benar mengetahui banyak tentang perusahaan dan apa yang ditawarkannya di pasar pada saat itu, meskipun dia mengenal logonya.

Dia memiliki beberapa peluang yang muncul padanya, tetapi magang GE Powerlah yang menarik perhatiannya.

“Saat ini di Arab Saudi, kami memiliki lebih dari 500 turbin GE yang menghasilkan lebih dari 50 persen listrik Kerajaan," ujarnya.

"Saya tidak bisa menolak tawaran seperti itu dan saya ingin menjelajahi peluang dan tidak menyesali keputusan ini," tambahnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved