Kamis, 7 Mei 2026

Berita Bener Meriah

Warga Melahirkan di Tengah Jalan, Ramung Institute Minta Bupati Evaluasi Dinas Kesehatan 

Bupati harus meminta pertanggungjawaban atas kelalaian petugas medis di Puskesmas itu. Belum lagi soal fasilitas kesehatan yang ada di Samar Kilang.

Tayang:
Penulis: Budi Fatria | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ramung Institute, Waladan Yoga. 

“Tengah malam ketuban pecah, kemudian dilakukan pemeriksaan kembali dan pembukaan bertambah menjadi 5 cm, namun kontraksi berkurang sehingga pasien bisa tertidur,” ujar Aliyin.

Lanjutnya, saat kontraksi bertambah kuat nakes melakukan pemeriksaan kembali, pembukaan sudah menjadi 6 cm, namun belum ada perasaan ingin mengedan.

Kemudian paginya, dilakukan pemeriksaan kembali, namun tidak ada tanda-tanda perubahan pembukaan masih 6 cm.

Karena tidak ada kemajuan dan takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan serta akses jalan dari Samar Kilang menuju ke ibukota kabupaten kondisinya rusak parah, kata Aliyin, nakes menganjurkan pasien untuk segera dirujuk dan juga atas kesedian pasien.

“Setelah pemasangan infus pukul 07.30 Wib pasien berangkat dari Samar Kilang. Kondisi jalan saat itu rusak parah sehingga ketika pasien mengeluh sakit ambulans berhenti sejenak, dan setelah sakitnya berkurang kembali melanjutkan perjalanan,” ungkap Aliyin.

Sambungnya, tiba di daerah Pucuk Nuning, antara Rusep dengan Samar Kilang, pasien mengeluh sakit dan kembali beristirahat. Tidak lama kemudian pasien ingin mengedan dan akhirnya bayi lahir pada pukul 09.00 Wib dengan ditolong oleh bidan desa yang bernama Rahmi Julita Wati AMd dari Kampung Rusep.

“Bayi dan ibunya dalam keadaan sehat dan sudah kembali ke kampung,” sebut Aliyin.

Terkait tidak standby sopir ambulans di Samar Kilang, Kadis Kesehatan Bener Meriah, dr Aliyin mengungkapkan kekecewaannya.

“Mengenai sopir ambulans, saya sangat kecewa, informasi yang saya dapat saat itu sopirnya berada di Pondok Baru. Karena tadi kondisi urgensi akhirnya keluarga pasien yang membawa ambulansnya,” jelas Aliyin.

“Masalah ini saya sudah berkomunikasi dengan Kapusnya, untuk sanksi, kita sesuai dengan aturan yang ada. Sekali lagi saya tegaskan sangat kecewa sopir ambulans di Samar Kilang, mudah-mudahan kejadian ini yang terakhir dan tidak terulang lagi,” tegasnya.(*)

Baca juga: Pahami Arti dari Kode dalam Pengumuman Hasil Seleksi CPNS Besok

Baca juga: Tingkatkan Layanan Nasabah, Bank Mandiri Syariah Buka Weekend Banking

Baca juga: Novel Bamukmin: Jika Tidak Mau Dituduh PKI, Megawati dan PDIP Harus Tolak Paham Komunisme

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved