Senin, 13 April 2026

Berita Bener Meriah

Warga Melahirkan di Tengah Jalan, Ramung Institute Minta Bupati Evaluasi Dinas Kesehatan 

Bupati harus meminta pertanggungjawaban atas kelalaian petugas medis di Puskesmas itu. Belum lagi soal fasilitas kesehatan yang ada di Samar Kilang.

Penulis: Budi Fatria | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ramung Institute, Waladan Yoga. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Seorang ibu bernama Nurjannah warga Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (29/10/2020), terpaksa melahirkan buah hatinya ditegah jalan saat menuju ke rumah sakit di kabupaten tersebut.

Terkait hal itu, Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ramung Institute, Waladan Yoga meminta Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi untuk mengevaluasi Dinas Kesehatan setempat.

“Melihat kronologis dan kejadian fakta di lapangan, membuat semua pihak merasa sedih dan miris. Pengakuan keluarga korban kita bisa merasakan pedihnya pelayanan kesehatan yang diberikan. Keluarga korban menuturkan nyaris tidak pernah ada tenaga kesehatan di Puskesmas itu dan hanya ada satu orang bidan di Samar Kilang,” ujar Waladan Yoga.

Menurutnya, Bupati Sarkawi tentu harus mengevaluasi kinerja jajaran Dinas Kesehatan Bener Meriah dengan diminta pertanggung jawaban terkait hal ini.

Kemudian juga kata Waladan, kenapa sampai hampir tidak ada petugas medis disana, harusnya ada dokter dan juga Kepala Puskesmas, kenapa sampai kosong, tanya dia.

“Pelayanan Kesehatan adalah hak dasar yang harus selalu diberikan dan dilakukan dengan cara yang baik,” sebut Waladan.

Lanjutnya, jika benar sampai kosong, petugas medis yang seharusnya bertugas di sana, ini harus dievaluasi. 

“Saya mendesak Bupati Sarkawi harus memberikan sanksi yang keras kepada pihak terkait,” tegas Waladan.

Sambutan, Bupati harus meminta pertanggungjawaban atas kelalaian petugas medis di Puskesmas itu. Belum lagi soal fasilitas kesehatan yang ada di Samar Kilang. 

“Ini pelajaran penting bagi Pemerintah Kabupaten Bener Meriah agar selalu memprioritaskan akses kesehatan yang layak kepada warganya, cukup sudah jangan sampai kepada Nurjanah lainnya,” beber Waladan.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Bener Meriah, dr Aliyin melalui sambungan telepon kepada Serambinews.com, Kamis (29/10/2020) mengatakan, pasien bernama Nurjanah yang melahirkan ditengah jalan itu dalam proses persalinan ditangani oleh bidan desa bernama Rahmi Julita Wati AMd dari Kampung Rusep, Kecamatan Syiah Utama.

“Bidan desa kita di Samar Kilang itu bukan tidak ikut mendampingi pasien, namun karena ia masih dalam masa penyembuhan pasca operasi caesar,” ujar dr Aliyin.

Awalnya kata Aliyin, suami pasien datang ke rumah tenaga kesehatan (nakes) di Samar Kilang dengan keluhan istrinya mau melahirkan.

Baca juga: Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Saat Menuju ke RS, Aktivis: Ini Bukti Pentingnya Proyek Multiyears

Baca juga: Warga Samar Kilang Melahirkan di Tengah Jalan, Ini Kata Kadis Kesehatan Bener Meriah

Baca juga: Gadis 14 Tahun Ini Simpan Bayinya Dalam Freezer Usai Melahirkan, Terungkap Ayah Sang Bayi

Baca juga: 6 Tips Turunkan Berat Badan Setelah Melahirkan, Jangan Lewatkan Makan & Tidur, Hindari Makanan Ini

Kemudian, nakes itu melakukan pemeriksaan, pasien itu sudah pembukaan 3 cm. Kemudian bidan menganjurkan pasien untuk istirahat serta miring kiri/kanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved