Berita Aceh Tenggara
Setelah Dirawat, Kondisi Kesehatan Ustadz Zaid Sudah Membaik, Korban Telah Pulang ke Rumahnya
Ustadz Muhammad Zaid Maulana pasca ditikam oleh pelaku MA saat mengisi ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Husna Kandang Blang Mandiri...
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
Laporan Asnawi Luwi |Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Ustadz Muhammad Zaid Maulana pasca ditikam oleh pelaku MA saat mengisi ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Husna Kandang Blang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan pada Kamis (29/10/2020) kini kondisinya telah membaik setelah sebelumnya sempat di rawat di RS Nurul Hasanah Kutacane selama tiga hari.
Ustadz Zaid mulai Minggu (1/11/2020) siang telah pulang ke rumahnya di Desa Kuta Galuh Asli, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara.
"Alhamdulilah, kondisi ustadz Zaid membaik dan telah kembali di rumahnya," Ujar Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Eko Wanito Sulistiyo SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Suparwanto SH MH kepada Serambinews.com, Senin (2/11/2020).
Kata Kasat Reskrim AKP Suparwanto, mereka bersama personel Sat Reskrim telah membesuk ustadz Zaid. Alhamdulillah, keadaanya sudah cukup membaik. Namun, masih diselimuti rasa trauma dan menjalani perobatan jalan terhadap luka pada bagian rangan kirinya.
Menurut Kasat Reskrim, saat ini tersangka MA masih bungkam terhadap perbuatan yang dilakukannya kepada ustadz Muhammad Zaid Maulana saat mengisi ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Husna Kandang Blang Mandiri.
Baca juga: Anggota Dewan Minta Bupati Aceh Singkil tak Beri Izin Perusahaan Perkebunan, Ini Alasannya
Baca juga: Catat! Masa Sanggah Hasil Kelulusan CPNS Tinggal Sehari, BKPSDM Terima Laporan hingga Besok
Baca juga: VIDEO Boyong Mesin Ice Flake ke Aceh, TA Khalid Juga Berkunjung ke Dayah Bertemu Nelayan dan Petani
"Polisi masih terus mengali dan mendalami kasus penikaman terhadap ustadz Zaid tersebut, sehingga akan diketahui motif penyerangan atau penikaman yang dilakukan tersangka MA kepada korban ustadz Zaid," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara, AKP Suparwanto SH MH.
Seperti diberitakan sebelumnya, masih segar dalam ingatan yang pernah menimpa ustadz Syekh Ali Jaber diserang Orang Tak Dikenal di halaman Masjid Falahuddin, Jalan Tamin Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung, Minggu, (13/9) sore. Saat itu, Syekh Ali Jaber usai mengisi ceramah di sebuah acara tabligh akbar dan wisuda tahfidz Quran.
Kasus kali ini terjadi di Aceh Tenggara. Kasus penyerangan/penikman yang dilakukan MA terjadi juga terhadap penceramah dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah di Masjid Al Husna di Desa Kandang Mbelang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara, Kamis (29/10/2020) malam.
Kasus ini menimpa, ustadz Muhamad Zaid Maulana (36) Warga Desa Kuta Galuh Asli, Kecamatan Lawe Bulan, Agara.
Tim Resmob Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara, berhasil menangkap, MA (37), pelaku penikaman terhadap ustadz Muhammad Zaid Maulana, Kamis (29/10/2020) malam. (Resmob Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara)
Pelaku Pecatan Polisi
Seperti diberitakan serambinews.com sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara, AKP Suparwanto SH MH mengatakan, penikam ustadz Zaid adalah mantan pecatan polisi.
Diduga, pelaku sedang mabuk akibat mengkomsumsi minuman jenis tuak.
"Kita sudah periksa tersangka dan mengaku telah minum miras jenis tuak sebanyak tiga gelas," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara, AKP Suparwanto SH MH didampingi Kanit Resmob, Aiptu Abi Safren alias Koyek kepada Serambi, Jumat (30/10/2020).