Breaking News:

Kupi Beungoh

Obesitas dan Pola Hidup Sehat

Menurut data terakhir situasi obesitas berdasarkan SIRKESNAS 2016, angka tersebut masih belum terkendali dan semakin meningkat

Serambinews.com
Nurfadilla, Mahasiswa Kedokteran Universitas Malikusaleh 

Oleh: Nurfadilla*)

Masih besarnya permasalahan gizi di Indonesia merupakan sebuah tantangan yang harus diselesaikan dengan cepat dan cermat. Hal ini dikarenakan gizi merupakan salah satu komponen kesehatan yang berkontribusi terhadap tingkat kualitas kesehatan masyarakat.

Salah satu permasalahan gizi yang masih belum terselesaikan adalah obesitas. Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama.

Beberapa mekanisme fisiologis berperan penting dalam tubuh individu untuk menjaga berat badan agar tetap stabil. Obesitas dapat dialami oleh orang dewasa, remaja maupun anak-anak.

Prevalensi obesitas diidentifikasi mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Data yang dihimpun dari WHO mendapati bahwa pada 2016, sebanyak 650 juta orang berusia dewasa secara global mengalami obesitas. Peningkatan prevalensi obesitas selama rentang 1975 hingga 2016 teridentifikasi mengalami peningkatan sebesar 3 kali lipat.

Sedangkan menurut Kemenkes RI, kasus di Indonesia, 13,5% orang dewasa usia 18 tahun ke atas mengalami berat badan berlebih, 28,7% mengalami obesitas dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) ≥ 25 ,dan sebanyak 15,4% mengalami obesitas dengan IMT ≥ 27.

Menurut data terakhir situasi obesitas berdasarkan SIRKESNAS 2016, angka tersebut masih belum terkendali dan semakin meningkat. Peningkatan obesitas juga akan berdampak pada terjadinya peningkatan pembiayaan kesehatan.

Baca juga: Simak, 7 Amalan Sebelum Tidur Seperti Diajarkan Rasulullah SAW, Serta Doa Saat Mimpi Buruk

Baca juga: Calon Menantu Habib Rizieq Bukan Orang Sembarang, Terungkap Karena Nama, Bakal Nikahi Najwa Shihab

Apakah ada cara untuk menghitung berat badan kita termasuk dalam kategori ideal atau tidak?

Tentu ada, yaitu menggunakan IMT (Indeks Massa Tubuh) atau Body Mass Index (BMI). Ini merupakan salah satu indikator sederhana yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan kelebihan berat badan dan obesitas pada orang dewasa.

Cara menghitung IMT sangatlah mudah, yaitu dengan cara berat badan seseorang dalam kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam meter (kg/m2).

Tabel IMT
Tabel IMT (Serambinews.com)
Halaman
123
Editor: Yocerizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved