Rabu, 10 Juni 2026

Berita Simeulue

YARA Desak DPRK Simeulue Turun Lapangan Lihat Galian C tak Berizin

"Kemudian titik beko bekerja berada di daerah hutan, diduga masih berada di zona konservasi dan tepat berada di perbukitan. Hal ini juga beresiko...

Tayang:
Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Nurul Hayati
Foto: YARA Perwakilan Simeulue
Aktivitas galian C yang diduga tanpa mengantongi izin masih beroperasi di Simeulue, tepatnya di Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, foto direkam Rabu (11/11/2020). 

"Kemudian titik beko bekerja berada di daerah hutan, diduga masih berada di zona konservasi dan tepat berada di perbukitan. Hal ini juga beresiko menyebabkan longsor yang bisa membahayakan pemukiman yang berada di kaki bukit tersebut," tandas Hermansyah, Jumat (13/11/2020).

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Ketua Bidang Advokasi  Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Simeulue, Hermansyah Manurung SH, mengaku masih ada galian C tetap beroperasi di Simeulue, yang diduga kuat belum mengantongi izin resmi untuk menjalankan usahanya.

Khusunya, untuk galian C jenis tanah uruk atau timbunan.

Dari hasil investigasi YARA di lapangan, lanjutnya, di Kecamatan Teluk Dalam, terlihat jelas alat berat jenis beko sedang bekerja melakukan penggalian material tanah uruk.

Di lokasi, juga terlihat sejumlah angkutan yang beroperasi mengangkut material menuju lokasi proyek penimbunan jalan di kawasan itu.

"Kemudian titik beko bekerja berada di daerah hutan, diduga masih berada di zona konservasi dan tepat berada di perbukitan. Hal ini juga beresiko menyebabkan longsor yang bisa membahayakan pemukiman yang berada di kaki bukit tersebut," tandas Hermansyah, Jumat (13/11/2020).

Untuk itu, YARA perwakilan Simeulue meminta DPRK Simeulue untuk segera turun ke lapangan.

Baca juga: Massa Bakar Foto Presiden Prancis

Agar fungsi pengawasan dan legislasi yang menjadi kewenangan di DPRK dapat berjalan.

Sebab, jika terus dibiarkan berpotensi menimbulkan kerugian negara atau daerah.

Hermansyah Manurung menambahkan, jika operasional galian C tanpa izin beroperasi terus-menerus di Simeulue tanpa penertiban, pihaknya meyakini akan timbul konflik di tengah masyarakat, serta dapat merusak lingkungan lebih luas. (*)

Baca juga: Kabar Duka! Aktor Bollywood Asif Basra Ditemumakan Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved