Breaking News:

Berita Bireuen

Jalan Elak Bireuen Jorok, Pampers Bayi Dibuang Sembarangan hingga Berserakan

Pemandangan tidak elok kembali muncul di ruas jalan elak kawasan Gampong Sagoe, Peusangan Bireuen, Minggu (15/10/2020).

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pemandangan tidak elok kembali muncul di ruas jalan elak kawasan Gampong Sagoe, Peusangan Bireuen, Minggu (15/10/2020).

Kali ini, malah lebih parah di mana sampah berupa pampers bekas kencing balita dan terlihat masih ada kotoran dibuang sembarangan hingga berserakan di badan jalan tersebut.

Sebelumnya, sampah juga berserakan pada beberapa tempat di ruas jalan elak Geudong-geudong, Cot Bada, Peusangan.

Amatan Serambinews.com, satu bungkusan plastik berserakan di badan jalan kawasan Gampong Sagoe, kemungkinan dibuang orang yang kurang peduli kepada kebersihan lingkungan.

Sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil setiba di kawasan itu berusaha zigzag untuk menghindari menggilas sampah yang berserakan di jalan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok, Barat Selatan Aceh Berpotensi Hujan Disertai Petir

Baca juga: BREAKING NEWS : Tiga Kios Terbakar Saat Magrib di Rantau Peureulak, Ini Taksiran Kerugiannya

Baca juga: Wali Kota Minta Satpol PP dan WH Bersihkan Semua Pelanggaran Syariat Islam di Kota Banda Aceh

“Muncul lagi sampah, kali ini berupa pampers tempat kotoran balita, padahal sudah beberapa kali diimbau, petugas kebersihan sudah membersihkan, sekarang muncul lagi,” ujar Rusli seorang warga yang sedang melintas ruas jalan tersebut.

Rusli berharap, siapa saja untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi bekas kotoran balita, sampah berserakan di jalan selain jorok juga membahayakan pengendara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bireuen, Drs Murdani melalui Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pertamanan, Said Faisal, Minggu (15/11/2020), juga berharap warga tidak membuang sampah sembarangan.

"Kami mengharapkan, siapa saja tidak membuang sampah di jalan, kalau membutuhkan pelayanan sampah mohon ke kantor untuk didata dan dikoordinasikan,” ujarnya.

Said Faisal juga mengatakan, membuang sampah sembarangan selain jorok dan mendatangkan musibah.

Baca juga: Harga Burung Merpati Belgia Mencapai Rekor, Penggemar dari Cina Beli Rp 26,9 Miliar

Baca juga: Pandemi, Ekonomi Digital, dan Gampong Meukat Dotcom (Bagian II - Habis)

Baca juga: Aminullah Jajal Petenis Nasional di Hotel Century Park Jakarta, Ini Hasilnya

Selain itu juga, Faisal meminta perangkat desa atau gampong untuk memantau kawasan wilayah desanya, menjaga lingkungannya supaya tidak ada warga lain yang membuang sampah di lingkungan desanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved