Berita Aceh Tengah

Mahasiswa KKN Ajarkan Penggunaan Aplikasi Komputer kepada Pelajar di Aceh Tengah

Berbekal dua buah laptop, Nova yang mengambil skema KKN Balik Kampung (BK) mengajar beberapa siswa di rumahnya.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Nova Evita, mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh sedang mengajarkan pelajar SMP dan SMA aplikasi Microsoft Office di Desa Merah Jernang, Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (17/11/2020). 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Mahasiswa KKN P031, Nova Evita Sari mengajarkan para siswa SMP dan SMA di Desa Merah Jernang, Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah cara penggunaan aplikasi komputer, Selasa (17/11/2020).

Berbekal dua buah laptop, Nova yang mengambil skema KKN Balik Kampung (BK) mengajar beberapa siswa di rumahnya. Aplikasi komputer yang diajarkan adalah Microsoft Office yang meliputi Microsoft Word dan Excel.

Menurut Nova, masih banyak siswa SMP dan SMA yang berada di desa tempat dia tinggal belum mahir menggunakan word dan excel. Hal itu terlihat pada saat mengerjakan tugas sekolah yang diberikan pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Microsoft Word dan Excel itu merupakan aplikasi mendasar yang harus dikuasai oleh pelajar,” ujar Nova Evita kepada Serambinews.com, Selasa (17/11/2020).

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr Dahlan Abdullah mengatakan, bahwa pengajaran aplikasi Microsoft Office yang dilakukan Nova mempunyai manfaat yang besar bagi para siswa.

Baca juga: Polisi Panggil Sejumlah Saksi, Buntut Pelaporan Pemilik Ternak oleh Satpol PP Aceh Jaya

Baca juga: Warga Gayo Lues Keluhkan Simpang Empat Tugu Blangsere, Ternyata Penyebabnya Gara-gara Ini

Baca juga: GeRAK Surati Permintaan Supervisi Korupsi Jalan Muara Situlen–Gelombang ke KPK-RI,Ini Kata Askhalani

Pemberian informasi dan pengajaran kepada siswa mengenai pentingnya belajar Microsoft Word dan Excel dari sekarang karena dapat mempermudah mereka di masa yang akan datang.

“Jika tidak menguasai aplikasi itu akan menghambat mereka melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan pengetikan, pendataan, perhitungan, dan statistik,” demikian Dahlan Abdullah.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved