Breaking News:

Berita Abdya

Terungkap! Anak Eks Kadis di Abdya Tersangka Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur Ternyata Penyabu

Pasalnya, saat penangkapan F yang mencoba kabur ke Sidikalang, Sumatera Utara itu, ditemukan satu bungkus sabu.

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kasat Reskrim Polres Abdya, Erjan Dasmi STP, didampingi Kabag Ops, AKP Haryono, dan Kabag Sumda, Teuku Muhammad SH, menghadirkan tersangka kasus cabul dan memperlihatkan barang bukti sabu dalam konferensi pers, Rabu (18/11/2020), di halaman Mapolres setempat. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - F (32), anak eks atau mantan oknum pejabat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur salah satu gampong di Kecamatan Kuala Batee, ternyata pengguna narkoba.

Pasalnya, saat penangkapan F yang mencoba kabur ke Sidikalang, Sumatera Utara itu, ditemukan satu bungkus sabu.

Polisi menemukan satu paket narkotika jenis sabu itu dibalik dompet tersangka. Bahkan, menurut pengakuan tersangka, dirinya memang sudah menjadi ketergantungan terhadap barang haram tersebut.

“Mengenai BB (barang bukti) sabu itu akan kita serahkan ke Satresnarkoba. Nanti mereka yang akan memeriksanya lebih lanjut,” ujar Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi STP saat menggelar konferensi pers, Rabu (18/11/2020), di halaman Mapolres setempat.

Saat disinggung apakah pelaku dalam melancarkan aksinya tersebut di bawah pengaruh sabu, Erjan belum bisa memastikan lantaran nanti akan dimintai keterangan lebih lanjut dari tersangka. "Untuk lebih jelasnya, kami akan periksa lagi dengan melibatkan Satresnarkoba,” tuturnya.

Baca juga: Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pelecehan Seks Dua Anak di Abdya, Sempat Kabur ke Sumut

Baca juga: Viral Anak Berhasil Bikin Ayah Cerai Dengan Pelakor, Ternyata Menikah Saat Ibunya Lumpuh

Baca juga: Ayah Lari Tinggalkan Anak Hingga Lompat ke Sungai Saat Dikejar Polisi, Ternyata Ini Masalahnya

Dalam konferensi pers yang turut dihadiri Kabag Ops, AKP Haryono SE dan Kabag Sumda, AKP Teuku Muhammad SH itu, Erjan turut memperlihatkan sejumlah barang bukti, seperti cangkir plastik hijau dan barang bukti sabu.

Erjan menerangkan, kejadian itu berawal saat pelaku berada di rumah orang tua salah satu korban. Melihat korban sedang tertidur di kamar, tersangka mencoba masuk dan mengunci pintu dari dalam.

Niat bejat tersangka makin menjadi-jadi ketika ia memaksa salah satu korban untuk memegang kemaluan tersangka.

Karena korban tidak mau menuruti kemauannya, tersangka memberikan uang dua ribu rupiah kepada salah satu korban untuk membeli kue di warung terdekat.

Bermodal kue harga dua ribu itu, tersangka kembali memaksa korban dengan menarik tangan korban ke arah kemaluannya.

Baca juga: Viral 2 Pencuri Sepeda Terekam CCTV, Beraksi Siang Hari, Susah Payah Angkat ke Atas Pagar

Baca juga: Netizen Geli Lihat Penjual Krim Pemutih Kulit, Ngaduknya Pake Mixer dan Baskom

Baca juga: Update Covid-19 Aceh Singkil, Empat Meningal, Sembuh 121 Orang

Bahkan tersangka tanpa rasa malu langsung membuka celananya sendiri dan memainkan kemaluannya hingga mengeluarkan sperma yang ditumpahkan ke dalam cangkir bewarna hijau di depan kedua korban.

"Tak sampai di situ saja, tersangka dengan kejinya melakukan perbuatan lebih kotor lagi hingga menggosok cairan sperma kebagian kemaluan kedua korban dengan tangan," terangnya.

Salah satu dari korban sempat berteriak dan nyaris diketahui oleh paman korban. Akan tetapi tersangka berhasil berkilah bahwa salah satu korban itu dikatakan sedang mengigau.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved