Rabu, 3 Juni 2026

Pelaku Pembacokan di Lambaro Serahkan Diri ke Polisi

Setelah beberapa hari melarikan diri dan bersembunyi, pelaku penganiayaan dengan membacok hingga menewaskan Khaidir di kawasan

Tayang:
Editor: bakri
Serambi Indonesia
AM (40), pelaku pembacokan hingga menewaskan korban dengan motif asmara dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (19/11/2020). 

Namun, AM seperti sudah mengetahui rencana istrinya tersebut.

Karena itu, ia ke luar rumah lebih dulu untuk memantau kemana istrinya pergi.

Bahkan, kata Kombes Trisno, AM sengaja mengganti nomor polisi sepeeda motor yang dikendarainya, agar ST tak mengetahui dan mengenalinya.

Setelah AM tiba di Aneuk Galong, istrinya ST pun tiba lalu berjumpa dengan sahabatnya di sana.

Dari Aneuk Galong, ST bersama teman yang juga perempuan, berangkat menuju Lambaro, Ingin Jaya, Aceh Besar.

"Saat tiba di Lambaro, ST bersama temannya itu naik ke mobil Panther yang ternyata mobil korban. Mereka rencananya mau cari nasi. Sedangkan pelaku AM sudah membuntuti istrinya ST sejak dari Aneuk Galong. Begitu tiba di sana (Lambaro), ia langsung menghampiri korban dan membacok korban saat keluar dari mobilnya. Korban sempat meminta ampun.  Setelah menganiaya, pelaku langsung pergi. Sedangkan korban jatuh bersimbah darah," ungkap Kombes Trisno.

Baca juga: Wali Kota Lhokseumawe: Imigran Rohingya Jangan Berulah

Baca juga: Masjid yang Dibangun Jokowi di Bener Meriah Dibalut Semak, Sebagian Dinding Mulai Lepas

Kapolresta menyebutkan, saat ini pihaknya masih terus memeriksa pelaku.

Sementara ST juga diperiksa sebagai saksi.

Kapolresta juga membenarkan bahwa kasus penganiayaan berat yang menyebabkan kematian itu bermotif asmara.

Seperti diketahui, pada Kamis (12/11/2020) malam, AM membacok Khaidir di kawasan Lambaro, Aceh Besar.

Korban bersimbah darah di dekat Kantor BRI kawasan tersebut. Seusai kejadian, korban langsung dilarikan warga sekitar ke RSUD Meuraxa.

Dari RS Meuraxa, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Zainoel Abidin.

Pagi besoknya, Khadir mengembuskan napas terakhir akibat mengalami luka bacok di tubuhnya.

Kasus pembacokan ini bermotif asmara.

AM (40), warga salah satu gampong di Kecamatan Montasik, Aceh Besar sebagai pelaku bersitegang dengan korban Khaidir sekitar pukul 20.30 WIB, Kamis (12/11/2020).

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved