Breaking News:

Irwandi Yusuf Bicara Soal Hak Interpelasi Dewan, Program Aceh Hebat, hingga Calon Wagub

"Sengketa para kucing ternyata dapat diselesaikan dengan ikan asin, di bawah meja,"

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A
Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. 

Irwandi Yusuf Bicara Soal Hak Interpelasi Dewan, Program Aceh Hebat, hingga Calon Wagub

Laporan Yocerizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, ternyata rajin memantau situasi dan kondisi politik di Aceh.

Mulai dari kisruh legislatif-eksekutif, soal Covid-19 dan dampaknya terhadap program Aceh Hebat, serta kasak kusuk calon wakil gubernur Aceh.

Hal itu terungkap saat Serambinews.com menanyakan tentang sosok calon wakil gubernur Aceh yang diusung Partai Nanggroe Aceh (PNA), selaku partai pemenang Pilkada 2017 lalu.

Tanya jawab dengan Irwandi dilakukan secara tertulis melalui istrinya, Steffy Burase, Senin (23/11/2020).

Saat ditanya pendapatnya tentang situasi Aceh saat ini, salah satu hal yang disinggung Irwandi adalah hak interpelasi dewan.

Irwandi mengatakan, eksekutif dan legislatif sibuk main kucing-kucingan dalam hal hak interpelasi dewan yang disebutnya mati pucuk.

Baca juga: Mencermati Sandiwara Politik DPRA, dari Paripurna Pemakzulan, menjadi Paripurna Pelantikan Gubernur

Baca juga: Prestasi Aceh di MTQ Padang, Gejala atau Penyakit? (Bagian I)

Baca juga: Prestasi Aceh di MTQ Padang, Gejala atau Penyakit? (Bagian II - Habis)

"Eksekutif dan legislatif sibuk main kucing-kucingan dalam hal hak interpelasi DPRA yang mati pucuk. Sengketa para kucing ternyata dapat diselesaikan dengan ikan asin, di bawah meja," tulisnya.

Seperti diketahui, hubungan eksekutif dan legislatif sebelumnya sempat memanas yang berujung pada penggunaan hak interpelasi dewan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved