Breaking News:

Irwandi Yusuf Bicara Soal Hak Interpelasi Dewan, Program Aceh Hebat, hingga Calon Wagub

"Sengketa para kucing ternyata dapat diselesaikan dengan ikan asin, di bawah meja,"

ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A
Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. 

Sidang pertama dimulai pada 25 September 2020. Sejumlah kebijakan Pemerintah Aceh dipertanyakan, dan semuanya dijelaskan oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Namun penjelasan dari Plt Gubernur tersebut dianggap tidak memuaskan, sehingga pada sidang paripurna lanjutan tanggal 29 September 2020, DPRA memutuskan menolak seluruh jawaban Nova Iriansyah.

DPRA kemudian melakukan langkah lanjutan yaitu pengajuan hak angket, dan bisa dipastikan hal itu akan berlanjut kepada pemakzulan.

Namun, sidang paripurna hak angket yang dijadwalkan pada 27 Oktober 2020 itu gagal terlaksana. Penyebabnya, anggota yang hadir tak mencukupi kuorum. Isu adanya setoran uang tak hadir pun mencuat.

Baca juga: Satu Per Satu Sahabatnya Meninggal Dunia, Dr Mahathir Mohamad: Saya Sedih, Saya Kesunyian

Baca juga: Sering Buang Air Kecil di Malam Hari Pertanda Diabetes, Benarkah? Ini Penjelasan Medisnya

Baca juga: Jusuf Kalla Dituding Biayai Kepulangan Habib Rizieq Shihab, Jubir Membantah: Tuduhan Membabi Buta

DPRA lantas kembali menjadwalkan ulang sidang hak angket. Tetapi belum lagi ada kepastian kapan sidang dilanjutkan, DPRA sudah harus melantik Nova sebagai Gubernur Aceh defenitif pada 5 November 2020.

Kini, usai pelantikan Gubernur Aceh, wacana hak angket tak lagi terdengar. Malah sebaliknya, hubungan eksekutif dan legislatif justru kian harmonis.

Program Aceh Hebat

Hal lainnya yang juga disinggung Irwandi Yusuf adalah pembangunan 'Aceh Hebat'. Aceh Hebat merupakan program andalan yang diusung pemerintahan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah dalam kampanye Pilkada 2017 lalu.

Menurut Irwandi yang juga disapa Tgk Agam ini, pembangunan Aceh Hebat seperti kehilangan arah. Mungkin karena munculnya wabah Covid-19.

"Ternyata virus itu benar-benar, berbahaya karena ia mampu merusak cita-cita," tukasnya.

Baca juga: Kado Milad untuk Gubernur Nova Iriansyah dari Nurul Hasanah Palu

Baca juga: Masjid Jokowi tak Berfungsi Sejak 1998, Karpet & Kaligrafi Diselamatkan di Masjid Istiqamah Bale Atu

Baca juga: Dulu Menentang Keras, Kini DPRA Setuju Kelanjutan Proyek Multiyears Rp 2,4 Triliun, Begini Alasannya

Halaman
123
Penulis: Yocerizal
Editor: Yocerizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved