Jumat, 12 Juni 2026

Internasional

Polisi Paris Diskor, Memukul Pria Kulit Hitam Dengan Pentungan Sampai Berlumuran Darah

Tiga petugas Polisi Paris Prancis diskors karena memukul seorang pria kulit hitam dengan pentungan sampai berlumuran darah.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Produser musik, Michel Zecler mengalami luka-luka seusai dipukul polisi di Paris, Prancis. 

Pengacaranya, Hafida El Ali, berkata:

“Dia menanyakan apa yang mereka inginkan, jika mereka ingin memeriksa identitasnya. ... "

"Tetapi mereka tidak berhenti memukulinya dan video kekerasan di dalam studio berlangsung 12 menit. ”

Di beberapa titik, petugas memanggil bala bantuan dan pergi keluar.

Mereka kemudian melemparkan granat gas air mata ke dalam studio untuk mengeluarkan orang-orang yang ada di dalam, menurut El Ali.

El Ali mengatakan sembilan orang lainnya yang merekam musik di ruang bawah tanah studio juga dipukul.

“Di luar, mereka masih dipukuli dan dilempar ke tanah dan saat itulah polisi melihat mereka sedang difilmkan,” katanya.

Kemudian kekerasan berhenti.

“Saya jelas tersinggung oleh gambar-gambar ini,” kata Menteri Kehakiman Eric Dupond-Moretti dalam sebuah wawancara televisi.

"Ada polisi rasis, pengacara, atau pembuat roti, tetapi mengatakan polisi itu rasis, itu tidak benar," katanya.

Baca juga: Jetman Vince Reffet dari Prancis Tewas Dalam Atraksi Berbahaya di Dubai

Pengacara Zecler menekankan video tersebut dalam kasus kliennya menjadi bukti.

“Video-video ini penting karena pada awalnya klien saya ditahan ... " ujarnya.

"karena kekerasan terhadap orang-orang yang memiliki otoritas publik," kata El

Ali. "Ini sangat serius dan kenyataannya jika kami tidak memiliki video ini mungkin klien saya akan dipenjara,” ungkapnya.

Darmanin men-tweet bahwa badan yang menyelidiki tuduhan pelanggaran polisi, Inspektorat Jenderal Kepolisian Nasional, yang dikenal dengan singkatan bahasa Prancis IGPN, sedang menyelidiki kasus tersebut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved