Senin, 27 April 2026

Berita Luar Negeri

Iran Marah Besar, Tuduh Israel Bunuh Ilmuwan Nuklir Terkemuka, Ancam akan Balas Dendam

Pemimpin ulama dan militer Iran mengancam akan membalas dendam atas pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh yang diyakini dilakukan oleh Israel

Editor: Muhammad Hadi
AFP/IRIB NEWS AGENCY
Mobil yang ditumpangi ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh rusak setelah diserang pria bersenjata di dekat ibu kota Teheran, Jumat (27/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Iran Marah Besar, Tuduh Israel Bunuh Ilmuwan Nuklir Terkemuka, Ancam akan Balas Dendam

Presiden Iran Hassan Rouhani menuduh Israel membunuh ilmuwan nuklir terkemuka negara tersebut yang diyakini oleh negara Barat sebagai arsitek program nuklir militer rahasia milik Teheran.

Pemimpin ulama dan militer Iran mengancam akan membalas dendam atas pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh pada hari Jumat.

Kondisi ini selanjutnya dapat meningkatkan ketegangan di wilayah Timur Tengah dan sekitarnya.

 "Rakyat kami lebih bijaksana untuk tak jatuh ke dalam perangkap rezim Zionis.

Iran pasti akan menanggapi kemartiran ilmuwan kami pada waktu yang tepat," kata Rouhani dalam rapat kabinet yang disiarkan televisi.

Baca juga: Curhatan Wanita Berselingkuh dengan Bos Demi Naik Jabatan: Saya Merayunya dan Menipu Suamiku

"Sekali lagi, tangan jahat arogansi global dan tentara bayaran Zionis (Israel) ternoda dengan darah seorang putra Iran," kata Rouhani dalam sebuah pernyataan.

Presiden Iran, Hassan Rouhani
Presiden Iran, Hassan Rouhani (AFP)

Kematian Fakhrizadeh dapat memicu konfrontasi antara Iran dan musuh-musuhnya pada minggu-minggu terakhir masa kepresidenan AS Donald Trump. 

Setidaknya empat ilmuwan tewas antara 2010 dan 2012 dalam apa yang dikatakan Teheran sebagai program pembunuhan yang bertujuan menyabotase program energi nuklirnya.

Baca juga: Masker Wajah Ala Kareena Kapoor Khan, Pakai Kunyit dan Susu agar Cerah, Begini Cara Membuatnya

Iran sendiri selalu membantah mengejar senjata nuklir.

Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan bahwa setelah sebuah mobil sarat bahan peledak meledak di dekat kendaraan Fakhrizadeh sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

Salah satu pembunuh mulai menembakkan peluru ke mobil tersebut.

Baca juga: Petugas Kamar Mayat Rudapaksa Jenazah Perempuan, Ketahuan Setelah Ditemukan Cairan Putih

Foto yang disediakan oleh situs web resmi Pemimpin Tertinggi Iran pada 27 November 2020, menunjukkan ilmuwan Iran Mohsen Fakhrizadeh pada 23 Januari 2019. Iran mengatakan Mohsen Fakhrizadeh, salah satu ilmuwan nuklir paling terkemuka, tewas dalam serangan terhadap mobilnya di luar Teheran yang dituduh musuh bebuyutan Israel berada di belakang dan bersumpah akan membalasnya.
Foto yang disediakan oleh situs web resmi Pemimpin Tertinggi Iran pada 27 November 2020, menunjukkan ilmuwan Iran Mohsen Fakhrizadeh pada 23 Januari 2019. Iran mengatakan Mohsen Fakhrizadeh, salah satu ilmuwan nuklir paling terkemuka, tewas dalam serangan terhadap mobilnya di luar Teheran yang dituduh musuh bebuyutan Israel berada di belakang dan bersumpah akan membalasnya. (KHAMENEI.IR / AFP)

Dikatakan salah satu pengawal Fakhrizadeh ditembak empat kali.

Fakhrizadeh diangkut dengan helikopter ke sebuah rumah sakit di kota Absard di daerah Damavand sekitar 70 km di timur Teheran.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved