Jumat, 5 Juni 2026

Internasional

Pasukan Ethiopia Rebut Ibu Kota Tigray, Pimpinan TPLF Jadi Buronan

Pasukan Ethiopia telah berhasil merebut kembali Ibu Kota Mekelle Tigray pada Minggu (29/11/2020).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/ASHRAF SHAZLY
Seorang pengungsi Ethiopia menggendong anaknya di punggungnya saat berjalan di kamp Um Raquba, Provinsi Gedaref, timur Sudan, Sabtu (28/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM, ADDIS ABABA - Pasukan Ethiopia telah berhasil merebut kembali Ibu Kota Mekelle Tigray pada Minggu (29/11/2020).

Polisi federal Ethiopia langsung memburu para pemimpin dari Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF).

Setelah tentara pemerintah memasuki ibukota regional Tigray, kata Perdana Menteri Abiy Ahmed.

Dia menambahkan perebutan Mekelle menandai fase terakhir dari konflik tiga minggu itu.

Tetapi rinciannya sulit untuk dikonfirmasi karena komunikasi diblokir.

Pemimpin TPLF, sementara itu, berjanji untuk terus berjuang, dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

Ratusan orang dilaporkan tewas dalam konflik tersebut dan ribuan mengungsi.

Baca juga: Pertempuran Sengit Pecah di Tigray, Pasukan Pemerintah Ethiopia Kepung Dari Segala Lini

Ini dimulai awal bulan ini setelah Abiy mengumumkan operasi melawan TPLF, partai regional, yang menuduhnya menyerang markas komando utara tentara Ethiopia di Mekelle.

Dia secara konsisten menggambarkan kepemimpinannya sebagai geng kriminal.

Abiy menegaskan polisi akan membawa mereka ke pengadilan.

BBC berhasil berbicara singkat dengan salah satu kontak di Mekelle yang mengatakan tentara federal berada di kota.

Dia mengaku mendengar suara tembakan sporadis pada Minggu (29/11/2020) pagi.

Baca juga: Konflik Tigray di Ethiopia Akan Berubah Menjadi Perang Gerilya

Beberapa penduduk sebelumnya melarikan diri ke pinggiran kota, tambahnya.

Sedangkan Kedutaan Besar AS di negara tetangga Eritrea mengatakan enam ledakan terdengar di ibu kota, Asmara pada Sabtu (28/11/2020) malam.

Pasukan Tigrayan sebelumnya telah menembakkan roket ke Eritrea, yang mereka tuduh mendukung pasukan pemerintah Ethiopia dalam konflik selama berminggu-minggu itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved