Breaking News:

Bawa 26 Kilogram Sabu dari Aceh Menuju Jakarta, Abadi Samad Divonis Hukuman Mati

PN Medan menjatuhkan hukuman mati, kepada terdakwa Abadi Samad (45) kurir sabu antar provinsi yang membawa sabu seberat 26 kilogram dari Aceh menuju

Gita / Tribun Medan
Abadi Samad (45) kurir sabu antar provinsi yang membawa sabu seberat 26 kilogram dari Aceh menuju Jakarta 

SERAMBINEWS.COM - Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman mati, kepada terdakwa Abadi Samad (45) kurir sabu antar provinsi yang membawa sabu seberat 26 kilogram dari Aceh menuju Jakarta.

Sidang putusan yang digelar secara video conference tersebut, dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai Syafril Batubara di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri Medan.

Majelis hakim menilai perbuatan warga Desa Tufah, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh ini melanggar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Yakni melakukan percobaan jahat atau permufakatan jahat melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi  perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram.

Putusan tersebut sama (conform) dengan tuntutan JPU, dari Kejatisu Anita SH yang sebelumnya menuntut terdakwa Abadi Samad dengan pidana mati.

Sementara itu, terkait putusan tersebut, JPU dari Kejatisu Anita SH saat dikonfirmasi, Rabu (02/12/2020) via WhatsApp membenarkan vonis mati tersebut.

"Benar. Kemarin hari Senin (30/11/2020) diputus, majelis hakim sependapat dengan tuntutan kami yang sebelumnya menuntut terdakwa Abadi Samad dengan pidana mati," ucap JPU Anita.

Terpisah, terdakwa Abadi Samad  melalui penasihat hukumnya dari LBH Shankara Mulia Keadilan (SMK) Tita Rosmawati SH, saat ditanya apakah menerima atau melakukan upaya hukum banding atas vonis mati tersebut menyatakan keberatan.

"Kita keberatan karena terdakwa ini hanya sebagai kurir," ujar Tita.

Namun, Tita akan mengembalikan keputusan tersebut  kepada kliennya menerima atau menolak dan masih menyatakan pikir-pikir.  

Halaman
12
Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved