Internasional
Begal di Boston Ganas, Polisi Frustrasi, Masyarakat Ketakutan
Aksi para begal di Boston AS ternyata lebih ganas dibandingkan di negeri ini. Serangan datang setelah gelap, tanpa peringatan, biasanya dari arah bel
SERAMBINEWS.COM, WALTHAM - Aksi para begal di Boston AS ternyata lebih ganas dibandingkan di negeri ini.
Serangan datang setelah gelap, tanpa peringatan, biasanya dari arah belakang korban.
Para korban, semuanya laki-laki dipukul dengan sangat keras di kepala dengan benda tumpul.
Sehingga para terkapar di tanah dan membutuhkan perawatan medis segera.
Rangkaian acak dari setidaknya 10 serangan di pinggiran Kota Waltham Boston, AS telah membuat marah para pemimpin kota, membuat frustrasi polisi, dan membuat takut penduduk.
"Jelas ada faktor ketakutan di kota kami sekarang," kata detektif polisi Sersan. Steve McCarthy.
Dilansir AP, dia memimpin penyelidikan mengatakan pada konferensi pers Rabu (2/12/2020).
Serangan dimulai 10 November 2020 di kompleks apartemen Gardencrest.
Baca juga: VIDEO - Terekam CCTV Aksi Driver Ojol Lawan Begal Selamatkan Motor
Tetapi telah menyebar dengan cepat ke pusat kota dengan sekitar 60.000 penduduk sebelah barat Boston.
Serangan terakhir terjadi sehari setelah Thanksgiving.
“Orang-orang khawatir dan sekelompok kecil orang benar-benar ketakutan,” kata Anggota Dewan Kota, Sean Durkee, yang lingkungannya termasuk Gardencrest.
“Saya selalu memberi tahu orang-orang bahwa tidak ada tempat di Waltham," ujarnya.
"Saya tidak akan membiarkan ibu saya berjalan di malam hari sampai minggu lalu," tambahnya.
"Ini bukan hal yang biasa terjadi di sini," ungkap Durkee.
Penduduk yang ketakutan mengubah rutinitas mereka dan lebih memperhatikan lingkungan mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelaku-begal-di-boston-as.jpg)