Breaking News:

Berita Internasional

Demi Tak Meninggalkan Apartemen, Jaksa Tidak Menahan Wanita yang Mengurung Anaknya Selama 28 Tahun

Alasan Jaksa karena dari hasil penyelidikan menemukan bahwa korban tidak ditahan paksa secara fisik untuk mencegahnya meninggalkan apartemen.

Editor: Ibrahim Aji
AFP/JONATHAN NACKSTRAND
Garis polisi dipasang di pintu apartemen di Haninge, selatan Stockholm, Swedia, pada Selasa (1/12/2020), karena tempat tinggal itu dijadikan lokasi pengurungan seorang pria selama 28 tahun oleh ibunya sendiri. Korban kini berusia 40-an tahun dan ibunya berumur 70 tahun. 

Alasan Jaksa karena dari hasil penyelidikan menemukan bahwa korban tidak ditahan paksa secara fisik untuk mencegahnya meninggalkan apartemen.

SERAMBINEWS.COM, STOCKHOLM - Seorang ibu di Swedia dibebaskan dari tuduhan mengurung anaknya selama 28 tahun di apaertemen.

Alasan Jaksa karena dari hasil penyelidikan menemukan bahwa korban tidak ditahan paksa secara fisik untuk mencegahnya meninggalkan apartemen.

"Kami belum menemukan indikasi bahwa dia telah dikurung, diikat, atau dicegah secara fisik meninggalkan tempat kejadian. Tidak ada indikasi bahwa ada ruang yang terkunci," kata jaksa Emma Olsson, Kamis (3/12/2020), kepada AFP.

"Pria itu sendiri mengatakan, terserah dia kalau ingin pergi dari apartemen," tambahnya.

"Dia sudah dewasa dan bisa keluar kalau mau," katanya seraya menambahkan bahwa para saksi terkadang melihatnya di luar.

Baca juga: Pertempuran Terus Berlanjut di Tigray, Kesepakatan yang Ditengahi PBB Gagal

Pemeriksaan medis juga tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Dia tidak punya luka akibat kekerasan. Luka itu disebabkan penyakit, luka yang terinfeksi," terang jaksa Olsson.

Olsson melanjutkan, dinas sosial sedang menyelidiki kasus ini khususnya tentang laporan korban dikeluarkan dari sekolah pada usia dini dan diisolasi di rumah.

Saat ditanya apakah itu bisa dianggap sebagai kejahatan, Olsson mengatakan bahwa dalam kasus seperti ini UU pembatasan tidak berlaku.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved