Internasional
Inggris Ingin Amankan Pakta Perdagangan di Seluruh Dunia Pasca-Brexit
Pemerintah Inggris telah menandatangani kesepakatan perdagangan bebas dengan Singapura.
SERAMBINEWS.COM, LONDON - Pemerintah Inggris telah menandatangani kesepakatan perdagangan bebas dengan Singapura.
Hal itu mencakup perdagangan senilai 17,6 miliar pound atau 23,4 miliar dolar AS yang terbaru dari serangkaian pakta perdagangan yang ingin diamankan Inggris di seluruh dunia pasca-Brexit.
Menteri Perdagangan Internasional Inggris, Liz Truss, yang berada di Singapura, Kamis (10/12/2020) mengatakan kesepakatan itu adalah yang terbesar kedua.
Khususnya yang ditandatangani Inggris di kawasan Asia-Pasifik.
Kesepakatan itu datang ketika pejabat Inggris dan Uni Eropa membuat dorongan terakhir untuk memecahkan kebuntuan.
Baca juga: Pemerintah Inggris Larang Warganya Bepergian ke Negara Uni Eropa Mulai 1 Januari 2021
Atas hubungan perdagangan masa depan Inggris dengan blok tersebut, seperti dilansir AP.
Inggris meninggalkan Uni Eropa pada 31 Januari, tetapi tetap dalam struktur ekonominya sampai periode transisi berakhir pada 31 Desember 2020.
Kesepakatan Singapura sebagian besar mencerminkan kesepakatan yang telah dimiliki negara kota Asia itu dengan UE.
Secara efektif akan memungkinkan perdagangan berlanjut seperti sebelumnya setelah 1 Januari 2021.
Truss mengatakan pakta dengan Singapura menjamin kepastian untuk bisnis dan merupakan bukti lebih lanjut dapat berhasil sebagai negara perdagangan independen.
Singapura adalah mitra dagang terbesar Inggris di Asia Tenggara.
Baca juga: Inggris Teken Kesepakatan Perdagangan Bebas dengan Singapura
Truss juga diharapkan untuk menandatangani kesepakatan serupa dengan Vietnam untuk memastikan perdagangan berlanjut dengan ketentuan yang sama di tahun baru.
Para pejabat mengatakan kedua kesepakatan itu membawa Inggris selangkah lebih dekat untuk bergabung dengan Perjanjian Komprehensif dan Progresif.
Untuk Kemitraan Trans-Pasifik, blok perdagangan regional yang berkembang.
"Bergabung dengan perjanjian itu akan memberi bisnis Inggris pintu gerbang yang tak tertandingi ke kawasan Pasifik," kata Truss.
Truss dan mitranya dari Singapura, Chan Chun Sing, juga mengatakan akan memulai pembicaraan untuk Perjanjian Ekonomi Digital.
Baca juga: Inggris Memberikan Rekor Proses Pembuatan Paspor, Hanya 5 Menit Untuk Warga Hong Kong
Hal itu bertujuan meningkatkan perdagangan digital Inggris dan kemitraan dengan Asia.
“Ini adalah bagian penting dari visi kami untuk Inggris Global yang berada di pusat jaringan kesepakatan dengan negara-negara dinamis," ujar Truss.
Dia berharap Asia Pasifik dan Amerika sebagai pusat global untuk perdagangan jasa dan teknologi di masa mendatang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menteri-perdagangan-internasional-inggris-liz-truss.jpg)